34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
MEDAN -Seorang anggota Polrestabes Medan, Bripda Panca Putra Tarigan, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka serius akibat serangan oleh anggota geng motor saat melakukan patroli di Kecamatan Medan Helvetia pada Sabtu (17/8/2024) malam. Insiden ini terjadi ketika Panca dan tujuh rekannya menghadapi situasi berbahaya saat mencoba membubarkan ratusan anggota geng motor yang diduga sedang mempersiapkan tawuran.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, insiden tersebut bermula ketika Panca dan timnya memergoki ratusan anggota geng motor yang terlihat membawa berbagai senjata tajam (sajam), klewang, dan panah. “Personel kita mendapat perlawanan mungkin karena jumlah mereka ratusan dan banyak membawa sajam, klewang, panah mereka berupaya melawan petugas,” ujar Kombes Pol Jama, Kapolrestabes Medan, pada Kamis (22/8/2024).
Saat situasi mulai memanas, polisi memberikan tiga tembakan peringatan untuk mencoba menghentikan perlawanan. Namun, tembakan tersebut tidak membubarkan kerumunan. Sebaliknya, para anggota geng motor terus melawan dan menyerang petugas dengan senjata yang mereka bawa. Akibatnya, Bripda Panca mengalami luka bacok di lengan kanan serta luka akibat panah.
Setelah perlawanan yang berlangsung intens, pihak kepolisian berhasil menangkap tiga orang pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. Ketiga pelaku yang ditangkap adalah RZ (19), RX (19), dan MM (19). Meskipun ketiga pelaku telah diamankan, ratusan anggota geng motor lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pihak kepolisian belum merinci peran spesifik dari ketiga pelaku yang ditangkap dan belum mengungkapkan jumlah pasti anggota geng motor yang masih diburu. Kombes Pol Jama menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap anggota geng motor yang kabur akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa mereka bertanggung jawab atas tindakan kekerasan tersebut.
Selain penangkapan pelaku, polisi juga mengamankan beberapa alat bukti dari lokasi kejadian, termasuk klewang berukuran lebih dari satu meter dan panah. Alat bukti ini akan digunakan dalam proses penyidikan untuk mengungkap lebih jauh tentang aktivitas dan rencana tawuran yang direncanakan oleh geng motor tersebut.
Insiden ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah maraknya aksi kekerasan dan kejahatan jalanan. Polisi diharapkan dapat terus meningkatkan kewaspadaan dan efektivitas patroli untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL