Kasus korupsi yang terus menghiasi pemberitaan di media penting menjadi pelajaran ('ibrah). Siapa pun yang terlena dan bermain-main dengan korupsi pada saatnya akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.
Di negeri paling religius ini, korupsi dengan berbagai ekspresinya harus benar-benar menjadi musuh bersama (common enemy). Semoga Ramadan menjadi momentum bagi para pemimpin untuk membebaskan negeri dari praktik korupsi yang masih menggurita. Ingat, Ramadan itu bermakna membakar. Yang harus dibakar tentu nafsu keserakahan yang di antaranya mewujud melalui budaya korupsi. (mediaindonesia.com)
*)Guru Besar UIN Sunan Ampel, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur