300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
JAKARTA – Situs purbakala Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kembali menjadi pusat perhatian nasional.
Tim Kajian dan Pemugaran Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional Gunung Padang kini tengah menyusun rencana besar untuk pelestarian salah satu situs megalitik terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Melalui kegiatan konsinyering yang digelar di Jakarta pada 2–5 Oktober 2025, tim mengumpulkan berbagai hasil penelitian terdahulu sekaligus merumuskan langkah strategis pemugaran ke depan.Baca Juga:
Acara itu dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Direktur Warisan Budaya, serta perwakilan lembaga pelestarian dan museum nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menyebut Situs Gunung Padang bukan sekadar peninggalan sejarah biasa, melainkan simbol identitas bangsa yang memiliki nilai peradaban tinggi.
"Gunung Padang adalah punden berundak, dan punden berundak adalah piramida Indonesia. Kita ingin hasil kajian ini memperkuat jati diri dan kebanggaan nasional," ujar Fadli di sela kegiatan, Senin (6/10).
Pemugaran Dilakukan Bertahap dan Sesuai Regulasi
Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menjelaskan bahwa proses pemugaran akan dilakukan secara bertahap dengan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tahap awal akan difokuskan pada penguatan lereng bukit di sekitar area situs guna mencegah potensi longsor.
"Lereng yang curam akan diperkuat untuk mencegah atau mengurangi longsor. Pada masa prasejarah, area lereng sudah diperkuat dengan susunan batu, tetapi sebagian kini telah rubuh," jelas Ali.
Selain penguatan struktur, tim juga melakukan kajian geologis dan material batuan untuk memastikan kesesuaian bahan yang akan digunakan dalam proses pemugaran.
Temuan Baru: Sumber Batuan Columnar Joint di Dua Lokasi
Tim pemugaran menemukan adanya potensi sumber batuan columnar joint — batu berbentuk kolom heksagonal khas struktur Gunung Padang — di dua lokasi berbeda, yakni Ciukir (selatan situs) dan Pasir Pogor (utara situs).
Hasil kajian awal menunjukkan bahwa batuan di Ciukir memiliki kesamaan bentuk dan ukuran dengan batuan di situs utama Gunung Padang.
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL