BREAKING NEWS
Kamis, 26 Februari 2026

Bobby Nasution Tegaskan Green Card UNESCO untuk Geopark Kaldera Toba Harus Beri Manfaat Nyata bagi Warga

Abyadi Siregar - Rabu, 31 Desember 2025 08:34 WIB
Bobby Nasution Tegaskan Green Card UNESCO untuk Geopark Kaldera Toba Harus Beri Manfaat Nyata bagi Warga
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima kunjungan Badan Pengelola Toba Caldera Geopark (BPTCG) di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (30/12/2025). (foto: Wanda Prayogi/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan apresiasi atas keberhasilan Geopark Kaldera Toba mempertahankan status Green Card dalam jaringan UNESCO Global Geopark (UGGp).

Menurutnya, status internasional ini harus membawa dampak nyata bagi masyarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Badan Pengelola Toba Caldera Geopark (BPTCG) di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga:

"Penerimaan sertifikat Green Card dari UNESCO ini harus memberikan dampak langsung pada masyarakat sekitar Geopark. Investasi yang masuk diharapkan tidak merusak lingkungan pariwisata. Segala bentuk investasi harus kita kaji asas manfaatnya," tegas Bobby Nasution.

Gubernur Sumut juga menekankan pentingnya kemandirian dalam pengelolaan Geopark.

Terkait tawaran pembiayaan dari pihak luar, ia mengingatkan agar opsi mandiri tetap menjadi prioritas, kecuali jika opsi eksternal memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.

Sementara itu, General Manager BPTCG Azizul Kholis melaporkan, sertifikat Green Card akan diterima secara resmi pada Februari 2026 di Sekretariat UNESCO, Prancis.

Selain itu, Kaldera Toba diproyeksikan menjadi pusat penelitian Geopark se-Asia Pasifik dan akan menerima beberapa tawaran investasi pembiayaan.

Azizul menambahkan, BPTCG juga akan menyelenggarakan acara besar pada September 2026 yang akan mengumpulkan aktivis, pengusaha, dan akademisi.

"Kegiatan ini bertujuan menjadikan Kaldera Toba sebagai pusat penelitian Geopark se-Asia Pasifik," ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk memetakan dan meningkatkan infrastruktur di wilayah prioritas Geopark.

Diharapkan, Geopark Kaldera Toba tidak hanya menjadi label internasional, tetapi juga motor pertumbuhan ekonomi pariwisata yang berkelanjutan.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Rabu 31 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Rabu 31 Desember 2025: Sebagian Besar Wilayah Hujan Ringan
Jembatan Gantung Garuda Hampir Rampung, Mobilitas dan Ekonomi Warga Deli Serdang-Serdang Bedagai Segera Normal
Update Bencana Sumatera: 1.141 Meninggal, 163 Masih Hilang
Jelang Tahun Baru, Ayam Potong di Medan Merangkak ke Rp35.000 per Kg
Kapolri Beberkan 10 Tantangan Global yang Akan Dihadapi Indonesia Satu Dekade ke Depan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru