Karang Taruna Sukoharjo dan PWI Gelar Donor Darah Gratis Jelang Ramadan 2026
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
BITVONLINE.COM –Air rebusan jahe seringkali dikenal sebagai obat tradisional yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Ramuan ini telah lama digunakan untuk mengatasi beragam masalah kesehatan mulai dari batuk pilek, gangguan pencernaan, hingga masalah kolesterol dan gula darah. Namun, tidak semua orang bisa sembarangan mengonsumsi air jahe. Beberapa kelompok orang perlu berhati-hati karena konsumsi air jahe dapat memicu efek samping atau memperburuk kondisi medis tertentu. Berikut adalah ulasan mengenai kelompok orang yang sebaiknya menghindari konsumsi air rebusan jahe.
1. Pengidap DiabetesBagi pasien diabetes yang sedang menjalani pengobatan penurun gula darah, konsumsi air rebusan jahe harus dilakukan dengan hati-hati. Jahe dikenal memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar gula darah. Ketika dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan penurun gula darah, efek penurunan gula darah bisa menjadi terlalu ekstrem, yang dapat menyebabkan hipoglikemia. Kondisi ini berbahaya dan dapat memicu gangguan penglihatan, penurunan kesadaran, kejang, bahkan kerusakan otak jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, pasien diabetes disarankan untuk memantau kadar gula darah secara ketat jika ingin mengonsumsi air jahe.
2. Orang yang Mengonsumsi Obat Pengencer DarahMereka yang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti antiplatelet dan warfarin, perlu berhati-hati dengan konsumsi air rebusan jahe. Jahe memiliki efek antikoagulan yang dapat mengencerkan darah. Jika dikombinasikan dengan obat pengencer darah, efek ini bisa menjadi terlalu kuat, menyebabkan darah menjadi sangat encer dan meningkatkan risiko memar, bahkan dari benturan kecil. Risiko ini juga dapat memperparah kondisi kesehatan bagi mereka yang sudah mengalami gangguan pembekuan darah. Konsultasikan dengan dokter sebelum menambahkan air jahe ke dalam diet jika Anda mengonsumsi obat pengencer darah.
3. Orang yang Mengonsumsi Obat HipertensiJahe juga dikenal memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah. Bagi mereka yang mengonsumsi obat-obatan untuk mengontrol hipertensi, konsumsi air jahe dapat menyebabkan tekanan darah turun terlalu rendah, atau hipotensi. Kondisi ini dapat memicu gejala seperti pusing, lemas, dan bahkan syok atau stroke dalam kasus yang lebih parah. Penting untuk memantau tekanan darah secara berkala dan berbicara dengan dokter jika Anda berniat untuk mengonsumsi air jahe sambil menjalani pengobatan hipertensi.
4. Pengidap HemofiliaHemofilia adalah kondisi medis di mana darah tidak membeku dengan normal. Jahe dapat memperburuk kondisi ini karena efek antikoagulannya yang dapat mengencerkan darah. Akibatnya, penderita hemofilia yang mengonsumsi air jahe berisiko mengalami perdarahan yang lebih parah dan sulit berhenti. Mengingat risiko yang ada, sangat penting bagi pengidap hemofilia untuk menghindari konsumsi jahe dan berkonsultasi dengan dokter mengenai alternatif pengobatan yang lebih aman.
5. Ibu Hamil Menjelang MelahirkanMeskipun air rebusan jahe dapat membantu mengatasi gejala morning sickness pada awal kehamilan, konsumsi ramuan ini harus dihentikan saat memasuki trimester akhir kehamilan. Pada fase ini, jahe dapat meningkatkan risiko kontraksi prematur dan persalinan dini. Selain itu, ada juga risiko peningkatan perdarahan selama proses persalinan. Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi air jahe menjelang waktu persalinan dan berkonsultasi dengan dokter mengenai konsumsi rempah-rempah lainnya selama kehamilan.
Meskipun air rebusan jahe memiliki berbagai manfaat kesehatan, penting untuk memahami bahwa tidak semua orang dapat mengonsumsinya tanpa risiko. Bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu atau sedang menjalani pengobatan spesifik, konsumsi air jahe harus dilakukan dengan hati-hati dan setelah berkonsultasi dengan tenaga medis. Selalu pertimbangkan kondisi kesehatan pribadi dan pastikan untuk mendapatkan nasihat profesional sebelum menambahkan suplemen herbal seperti jahe ke dalam diet harian.
(N/014)
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL