Karang Taruna Sukoharjo dan PWI Gelar Donor Darah Gratis Jelang Ramadan 2026
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
BITVONLINE.COM -Tanaman kumis kucing, atau Orthosiphon aristatus, telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai salah satu herbal yang memiliki berbagai manfaat kesehatan. Di antara manfaatnya, kumis kucing sering kali digunakan untuk membantu mengatasi masalah kesehatan seperti diabetes. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah semua bagian tanaman kumis kucing bisa digunakan sebagai obat dan bagaimana cara pemakaian yang benar untuk mengatasi diabetes?
Bagian-Bagian Kumis Kucing yang Bisa Digunakan
Menurut dr Inggrid Tania, MSi, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), seluruh bagian tanaman kumis kucing—mulai dari daun, tangkai, hingga bunga—dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Salah satu metode yang paling umum adalah dengan merebus kumis kucing untuk diambil ekstraknya.
“Seluruh bagian tanaman kumis kucing bisa digunakan, termasuk daun, tangkai, dan bunganya. Biasanya, kita akan merebus kumis kucing dalam air panas untuk mengeluarkan zat aktif yang bermanfaat,” jelas dr Inggrid dalam wawancaranya dengan detikcom pada Minggu (11/8/2024).
Cara Pembuatan Ramuan Kumis Kucing untuk Diabetes
Untuk mengatasi diabetes, dr Inggrid menjelaskan dosis dan cara pembuatan ramuan kumis kucing yang efektif. Berikut adalah langkah-langkah dan dosis yang direkomendasikan:
Menggunakan Kumis Kucing Segar: Dosis: 80 gram kumis kucing segar, yang kira-kira setara dengan satu genggam. Metode: Rebus 80 gram kumis kucing segar dalam 1 liter air, atau sekitar 5 gelas air. Proses Rebus: Panaskan air hingga mendidih, kemudian masukkan kumis kucing dan teruskan merebus selama 15-20 menit hingga air tersisa sekitar 3 gelas. Cara Konsumsi: Ramuan ini dapat dikonsumsi tiga kali sehari, yaitu satu gelas pagi, satu gelas siang, dan satu gelas malam hari. Idealnya, ramuan ini diminum sebelum makan. Menggunakan Kumis Kucing Kering: Dosis: 6-12 gram kumis kucing kering. Metode: Rebus 6-12 gram kumis kucing kering dalam 1 liter air yang telah dipanaskan hingga mendidih. Proses Rebus: Setelah air mendidih, tambahkan kumis kucing kering dan teruskan merebus selama 15-20 menit hingga air tersisa sekitar 3 gelas. Cara Konsumsi: Sama seperti dengan kumis kucing segar, ramuan ini juga dikonsumsi tiga kali sehari dengan dosis satu gelas pagi, satu gelas siang, dan satu gelas malam.Kombinasi Herbal untuk Meningkatkan Khasiat
Dr Inggrid juga menambahkan bahwa kumis kucing dapat dikombinasikan dengan herbal lain untuk meningkatkan efektivitasnya. Beberapa tanaman yang sering dikombinasikan dengan kumis kucing meliputi daun sambiloto, brotowali, dan daun salam.
“Penggunaan kumis kucing bisa dikombinasikan dengan herbal lain seperti daun sambiloto, brotowali, dan daun salam untuk meningkatkan manfaatnya. Namun, untuk pemula, disarankan untuk mencoba kumis kucing terlebih dahulu. Jika hasilnya memuaskan, Anda bisa menambahkan herbal lain sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Pentingnya Konsultasi dengan Tenaga Medis
Walaupun kumis kucing memiliki potensi manfaat untuk mengatasi diabetes, dr Inggrid Tania menekankan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai pengobatan herbal. Setiap individu memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, dan pengobatan herbal harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk medis.
“Selalu penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai pengobatan herbal, termasuk menggunakan kumis kucing. Ini untuk memastikan bahwa pengobatan tersebut aman dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda,” tutup dr Inggrid.
Dengan memahami dosis dan cara pemakaian kumis kucing yang tepat, diharapkan pengobatan ini bisa memberikan manfaat tambahan dalam mengelola diabetes secara alami.
(N/014)
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL
JERUSALEM Polisi Israel menangkap Syekh Mohammed alAbbasi dari halaman Masjid AlAqsa pada Senin (16/2) malam waktu setempat. Penangkap
INTERNASIONAL