300 Pramuka Siaga Ramaikan “Pesta Siaga” di Raman Utara, Belajar Keterampilan Hidup Secara Langsung
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
JAKARTA -Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, merespons perbincangan hangat yang muncul di media sosial terkait tagar #KaburAjaDulu, yang telah menjadi trending topic selama sebulan terakhir. Tagar tersebut muncul sebagai bentuk kekhawatiran sejumlah warga mengenai kondisi dalam negeri Indonesia, dengan banyaknya netizen yang mempertimbangkan untuk merantau ke luar negeri.
Dalam pernyataannya di Istana Negara pada Senin (17/2), Hasan mengungkapkan bahwa merantau ke luar negeri sebenarnya adalah hal yang positif, asalkan dilakukan dengan persiapan yang matang. "Kalau mau merantau itu bagus loh, kalau mau merantau. Tapi kalau mau merantau ke luar negeri, ingat, harus punya skill," ujar Hasan.
Menurut Hasan, salah satu hal yang perlu dipertimbangkan oleh mereka yang berencana merantau adalah keterampilan yang mereka miliki. "Kalau enggak punya skill, nanti enggak bisa punya pekerjaan baik di luar negeri," tambahnya. Hal ini mengingat pentingnya memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional agar dapat bertahan dan berkembang di luar negeri.
Hasan juga menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang warga negara Indonesia yang ingin merantau, namun mereka harus taat prosedur yang berlaku. "Yang kedua, harus taat prosedur. Supaya enggak jadi pendatang haram. Kalau orang mau merantau, enggak boleh dilarang," ujar Hasan, menambahkan bahwa prosedur keimigrasian dan legalitas pekerjaan di luar negeri harus diperhatikan dengan serius.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, juga memberikan tanggapan serupa terkait fenomena #KaburAjaDulu. Yassierli mengakui bahwa memang ada peluang kerja di luar negeri yang dapat dimanfaatkan oleh warga Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa semangat di balik tagar tersebut bukan untuk melarikan diri dari Indonesia, melainkan untuk meningkatkan keterampilan agar dapat meraih peluang kerja yang lebih baik di luar negeri. "Jadi semangatnya bukan kabur sebenarnya, jadi kalau memang ingin untuk meningkatkan skill dan ada peluang kerja di luar negeri," ujar Yassierli.
Fenomena #KaburAjaDulu yang mencuat di media sosial mengindikasikan keresahan sebagian kalangan terhadap kondisi dalam negeri Indonesia, dan menjadi perhatian bagi berbagai pihak terkait. Pemerintah, melalui berbagai pernyataan ini, mengajak masyarakat untuk memperhatikan aspek legalitas dan kesiapan diri sebelum membuat keputusan untuk merantau.
(kp/a)
LAMPUNG TIMUR Sebanyak 300 Pramuka Siaga dari berbagai Gugus Depan seKecamatan Raman Utara mengikuti kegiatan Pesta Siaga di SDN 1 Rama
NASIONAL
PRINGSEWU Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke80 Pers
KESEHATAN
PRINGSEWU Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Sukoharjo menggelar Ramadhan Scouting Competition (RSC) 2026 di Lapangan Dirgahayu, Pekon Su
NASIONAL
PALEMBANG Ballroom Hotel Excelton malam itu dipenuhi kehangatan dan semangat kekeluargaan. Bukan sekadar pertemuan alumni, tapi ruang te
NASIONAL
PUNCAK JAYA Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menggelar kegiatan pembinaan bagi generasi muda di wilayah pegunun
NASIONAL
TANGGAMUS Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanggamus dit
PERISTIWA
PESAWARAN Bupati Pesawaran, Nanda Indira B, meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Sen
PERISTIWA
TANGGAMUS Aditya, remaja berusia 13 tahun warga Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, dilaporkan tenggelam d
PERISTIWA
PRINGSEWU Aksi pencurian sapi yang diduga dilakukan secara terorganisir di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, berakhir dramatis.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGGAMUS Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan di Pekon Way Gelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, berakhir deng
HUKUM DAN KRIMINAL