BREAKING NEWS
Sabtu, 04 Juli 2026

Biaya Study Tour SMAN 6 Depok Terkonfirmasi Rp 3,8 Juta, Tidak Sesuai Klaim Dedi Mulyadi

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2025 17:40 WIB
Biaya Study Tour SMAN 6 Depok Terkonfirmasi Rp 3,8 Juta, Tidak Sesuai Klaim Dedi Mulyadi
SMAN 6 Depok, Limo, Cinere, Kota Depok.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DEPOK -Biaya untuk kegiatan study tour atau kunjungan objek belajar (KOB) yang direncanakan oleh SMAN 6 Depok dipastikan lebih terjangkau. Humas SMAN 6 Depok, Syahri Ramadhan, mengonfirmasi bahwa biaya untuk perjalanan selama delapan hari ke tiga lokasi, termasuk Surabaya, Malang, dan Bali, mencapai Rp 3,8 juta. Biaya ini mencakup transportasi, akomodasi, makanan, serta kegiatan observasi yang sudah disepakati bersama pihak sekolah dan orangtua murid pada rapat yang diadakan pada 21 November 2024.

Pernyataan ini juga menanggapi klaim Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, yang sebelumnya menyebutkan bahwa biaya yang harus dipersiapkan siswa untuk mengikuti study tour tersebut berkisar Rp 5,5 juta. Syahri memastikan bahwa biaya yang disebutkan Dedi Mulyadi jauh lebih tinggi, mencakup biaya jajan dan kegiatan wisata di Bali pada hari terakhir perjalanan.

"Tidak ada yang dibebankan untuk membawa uang tambahan selama perjalanan. Biaya yang telah ditetapkan sudah mencakup semuanya, termasuk kegiatan, transportasi, akomodasi, dan makanan," jelas Syahri pada Selasa (18/2/2025).

Lebih lanjut, Syahri menegaskan bahwa pihak sekolah tidak memaksa orangtua murid untuk membayar biaya secara penuh. Orangtua diberi pilihan untuk mencicil atau mengajukan keringanan bagi yang tidak mampu membayar seluruhnya. Selain itu, komite sekolah menerapkan subsidi silang di mana orangtua yang mampu membantu membiayai teman-teman mereka yang kurang mampu.

"Sebanyak 37 siswa dari 347 murid mendapat bantuan pembiayaan agar tetap dapat mengikuti program ini. Kami selalu mengutamakan kebersamaan dan saling membantu antar sesama," ujar Syahri.

Kegiatan study tour ini juga difokuskan pada kunjungan ke beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) serta observasi lingkungan di desa Kungkuk, Batu, Malang, Jawa Timur. Siswa akan tinggal di rumah penduduk desa, ikut bertani, serta melakukan observasi terhadap lingkungan alam dan budaya setempat. Bali sendiri akan menjadi destinasi terakhir untuk kegiatan wisata setelah agenda observasi selesai.

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan keprihatinannya terkait biaya study tour yang dianggap memberatkan orangtua murid. Dedi bahkan meminta agar kegiatan study tour ke Bali dibatalkan dan digantikan dengan destinasi studi yang lebih terjangkau di dalam wilayah Depok, seperti studi mengenai pengelolaan sampah.

"Study tour bisa dilakukan dengan tema yang lebih relevan dengan masalah yang ada di Depok. Misalnya, anak-anak biologi bisa belajar tentang pengolahan sampah dengan menggunakan metode R4 (reduce, reuse, recycle, replace)," ungkap Dedi.

Meskipun mendapat protes, pihak SMAN 6 Depok tetap melanjutkan rencana perjalanan ini dengan mengutamakan kebijakan inklusivitas dan pengelolaan keuangan yang bijaksana.

(km/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru