Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA -Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan perkembangan aturan pemberian tunjangan hari raya (THR) bagi driver ojek online (ojol). Menurutnya, regulasi tersebut masih dalam tahap perumusan dan terus dikaji bersama pihak terkait.
"Masih dirumuskan, kita sedang ini (merumuskan aturan THR ojol) terus," ujar Yassierli di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).
Aplikator Beri Respons, Kemnaker Cari Solusi Terbaik
Yassierli menuturkan bahwa pihak aplikator, seperti Gojek dan Grab, telah memberikan respons terkait tuntutan pemberian THR bagi driver ojol. Namun, ia menegaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) masih mencari solusi terbaik agar kebijakan ini dapat diterapkan dengan baik.
Sebelumnya, pada Senin (17/2), puluhan driver ojol melakukan aksi demonstrasi di Kantor Kemnaker untuk menuntut hak mereka dalam memperoleh THR. Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, turun langsung menemui para pengemudi dan memberikan ultimatum kepada aplikator agar segera merealisasikan hak para mitra pengemudi.
Kemnaker juga menegaskan bahwa pemerintah akan memaksa aplikator untuk memberikan THR dalam bentuk uang, bukan bahan pokok atau bentuk lainnya.
GoTo dan Grab Susun Program Bantuan Hari Raya
Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan sedang menyusun program Tali Asih Hari Raya bagi mitra driver. Hal serupa juga dilakukan oleh Grab Indonesia yang tengah menyiapkan Bantuan Hari Raya (BHR).
Namun, kedua perusahaan tersebut belum merinci apakah bantuan yang disiapkan bagi mitra pengemudi akan berbentuk uang tunai atau dalam bentuk lain. Besaran nominal yang akan diberikan pun belum dijelaskan secara pasti.
Kedua aplikator menegaskan bahwa mereka masih terus berkomunikasi dengan Kemnaker terkait kebijakan ini.
Tuntutan Ojol Menguat, Regulasi Ditunggu
Tuntutan para driver ojol terhadap hak THR semakin menguat seiring dengan desakan dari berbagai pihak, termasuk organisasi pekerja dan masyarakat. Kini, publik menunggu keputusan final dari Kemnaker dan kesepakatan dengan aplikator guna memastikan kesejahteraan para mitra pengemudi menjelang hari raya.
(cn/a)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL