BREAKING NEWS
Rabu, 12 Agustus 2026

Percuma Lapor Polisi! Korban Perampokan: "Harus Jual Sapi Dulu Buat Dapat Keadilan"

- Selasa, 25 Februari 2025 14:38 WIB
Percuma Lapor Polisi! Korban Perampokan: "Harus Jual Sapi Dulu Buat Dapat Keadilan"
Terminal Pelabuhan Penumpang Belawan, Bandar Deli
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BELAWAN – Keamanan di Pelabuhan Belawan semakin memprihatinkan! Seorang sopir angkot, Agus Saidun, menjadi korban perampokan terang-terangan di kawasan Bandar Deli, Pelabuhan Penumpang Belawan, pada Selasa, 25 Februari 2025. Namun yang lebih mengejutkan, polisi yang bertugas di lokasi justru diam saja, tanpa tindakan!

Polisi Cuek, Penjahat Merajalela!

Agus mengalami perampokan saat hendak membayar uang parkir di gerbang masuk pelabuhan. Seorang pelaku dengan nekat merampas handphone dari tangannya dan langsung kabur. Agus yang refleks mengejar, segera melapor kepada polisi lalu lintas yang sedang berjaga di sekitar lokasi. Tapi apa yang terjadi? Bukannya menolong, polisi itu hanya menyuruh Agus membuat laporan ke Polres!

Kotak HP yang dirampok

Serius? Kejahatan terjadi di depan mata, tapi polisi malah lepas tangan? Kalau harus laporan dulu baru bertindak, buat apa ada polisi di tempat kejadian? Apakah tugas mereka hanya berdiri tanpa berbuat apa-apa?

Pelabuhan atau Sarang Penjahat?

Pelabuhan Belawan seharusnya menjadi gerbang internasional, tapi kenyataannya justru dikuasai para kriminal. Premanisme dan perampokan bebas berkeliaran, sementara aparat keamanan tutup mata dan telinga. Apa kerja Polres Pelabuhan Belawan? Apakah keamanan masyarakat bukan prioritas mereka?

Terminal Pelabuhan Penumpang Belawan, Bandar Deli

Agus mengaku kecewa dan marah. Menurutnya, pengamanan di pelabuhan ini sangat lemah dan jauh dari standar internasional. "Kalau pelabuhan saja tidak aman, bagaimana dengan tempat lain di kota ini?" ujarnya.

Yang lebih miris, saat ditanya apakah ia sudah membuat laporan ke polisi, jawaban Agus sangat menyedihkan:

"Percuma lapor polisi. Kalau mau dapat keadilan, saya harus jual sapi dulu buat bayar ini itu. Kalau nggak bayar, ya nggak bakal ditangani."

Apakah ini wajah penegakan hukum di negeri ini?

Sudah Saatnya Aparat Bertanggung Jawab!

Kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi kepolisian dan pengelola pelabuhan. Jangan cuma duduk manis menikmati gaji rakyat, tapi saat rakyat butuh perlindungan, malah berpaling! Tindakan tegas harus diambil, baik terhadap pelaku kejahatan maupun oknum polisi yang lalai dalam tugasnya.

Jika situasi ini terus dibiarkan, kita pantas bertanya:

Apakah Pelabuhan Belawan masih milik negara, atau sudah jadi sarang para penjahat?

r05

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru