Meskipun daging sapi yang terjangkit virus Jembrana dinyatakan aman untuk dikonsumsi, peternak diminta tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan ternak lainnya.
Namun, program pemberian vaksin untuk melawan virus Jembrana saat ini belum dapat dilakukan mengingat keterbatasan anggaran yang ada.
Distankan berharap bantuan dari Pemprov Bengkulu atau Kementerian Pertanian dapat segera terwujud.
Wenny juga mengimbau kepada peternak sapi bali untuk membeli obat-obatan dan vaksin secara mandiri dan berkoordinasi agar obat yang dibeli sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, para pengusaha peternakan yang ingin memasukkan ternak ke Rejang Lebong juga diminta untuk melengkapi dokumen kesehatan hewan agar tidak membawa penyakit yang dapat menular ke ternak lainnya.