Medan Siap Gelar Rakernas APEKSI dan HUT ke-436, Pemko Ajak Pelaku Usaha dan Warga Bersinergi
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersiap menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) keXVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Ketegangan antara Iran dan Israel yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari dunia internasional, khususnya negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Untuk itu, para Menteri Luar Negeri dari negara OKI dijadwalkan berkumpul dalam pertemuan khusus di Istanbul, Turki pada 21 Juni 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam pernyataannya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (16/6/2025). Sugiono mengatakan bahwa Indonesia berharap konflik ini dapat segera mereda.
"Kalau saya tidak salah, tanggal 21 nanti, kementerian luar negeri OKI akan berkumpul di Istanbul. Kemungkinan salah satu agendanya untuk membahas itu (konflik Iran-Israel)," ujar Sugiono.
Sugiono menekankan pentingnya kedua belah pihak, baik Iran maupun Israel, untuk menahan diri dan menghentikan aksi saling serang, demi mencegah krisis kemanusiaan yang lebih parah di kawasan.
"Kita berharap ketegangan ini bisa segera selesai. Masing-masing pihak bisa menahan diri, karena terus terang saja, ini justru akan memperburuk keadaan di wilayah tersebut," lanjutnya.
Konflik terbaru antara Iran dan Israel meletus setelah serangan udara Israel pada Jumat, 13 Juni 2025, yang diklaim bertujuan menghentikan program nuklir Iran. Tak lama berselang, Iran membalas dengan serangan rudal balistik besar-besaran ke wilayah Israel, termasuk Tel Aviv.
Serangan terus berlanjut sepanjang akhir pekan. Pada Senin (16/6), militer Israel mengklaim telah menyerang lokasi rudal strategis di Iran bagian tengah.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyebutkan bahwa total korban tewas akibat serangan Israel mencapai 224 orang, sementara lebih dari 1.200 orang lainnya luka-luka, sebagian besar merupakan warga sipil dan anak-anak.
"Sabtu, 14 Juni saja, 60 orang tewas—setengah di antaranya anak-anak—setelah blok apartemen 14 lantai di Teheran dihantam rudal," ungkap Kermanpour, dikutip dari Reuters.
Berbagai pihak internasional menyerukan de-eskalasi, termasuk Presiden Indonesia dan sejumlah pemimpin negara lainnya yang berharap ada jalan damai melalui diplomasi.
Pertemuan para Menlu OKI di Istanbul menjadi salah satu harapan besar agar suara negara-negara Muslim bersatu menyuarakan penyelesaian damai atas konflik yang mengancam stabilitas Timur Tengah.*
(oz/j006)
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersiap menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) keXVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, memetakan dinamika politik nasional serta arah perkembangan industri m
NASIONAL
JAKARTA Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) resmi mengadopsi standar ketenagakerjaan baru yang m
NASIONAL
JAKARTA Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (LBH GEKIRA), Dr. Santrawan T. Paparang, menilai Presiden Prabowo S
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya mantan Gubernur Aceh periode 20122017, dr. Zaini Abdullah, y
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan tidak akan menyita seluruh sepeda motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) yang menja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan mantan Wakil Kepala Badan
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluhkan lonjakan harga gas elpiji nonsubsidi ukuran 12 kilogram yang dalam bebe
EKONOMI
JAKARTA Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara tengah menyiapkan restrukturisasi besarbesaran terhadap perusahaan pelat merah. Sal
EKONOMI
KARO Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, merespons viralnya video dugaan pungutan berlapis yang dialami wisatawan saat menuju kawas
PARIWISATA