BGN Dorong Menu MBG Inovatif dan Bergizi: Kualitas Bintang Lima, Harga Rp10.000
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi dalam penyajian menu dalam Program Makan Bergizi G
NASIONAL
MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan bersama Pemerintah Kota Medan menggelar rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Penjelasan Kepala Daerah atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Selasa (8/7/2025).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, dan dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, mewakili Wali Kota Medan.
Turut hadir Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Dalam sidang tersebut, seluruh fraksi menyampaikan dukungannya terhadap pembahasan Ranperda sekaligus memberikan sejumlah catatan dan saran agar regulasi yang dihasilkan dapat menjadi pedoman yang kuat dan aplikatif bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan.
Fraksi Partai NasDem melalui anggota DPRD Antonius Devolis Tumanggor menilai Ranperda ini penting untuk memperkuat landasan hukum dinas terkait dalam menjalankan tugasnya secara optimal.
"Kami berharap Ranperda ini segera dibahas dengan lebih mendalam sehingga nantinya menjadi regulasi yang memperkuat sistem kerja dan pelaksanaan tugas Dinas Pemadam Kebakaran secara menyeluruh," ujarnya.
Fraksi Partai Gerindra, melalui anggota dewan Dame Duma Sari Hutagalung, juga menekankan pentingnya Ranperda ini untuk menjawab berbagai persoalan kebakaran yang dihadapi masyarakat Kota Medan.
"Diharapkan Ranperda ini menjadi solusi dan memberikan arah yang jelas dalam penyelenggaraan urusan kebakaran," ucap Dame.
Rapat Paripurna sempat mengalami keterlambatan pembukaan karena belum memenuhi quorum.
Berdasarkan jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Medan, rapat seharusnya dimulai pukul 10.00 WIB.
Namun, Ketua DPRD Wong Chun Sen tidak membuka rapat pada waktu yang telah ditentukan.
Padahal sesuai Tata Tertib DPRD, rapat seharusnya dibuka tepat waktu dan dapat diskors apabila tidak quorum.
Ketua DPRD dan Wakil Ketua, Rajudin Sagala, memilih menunggu hingga kehadiran Wakil Wali Kota Medan bersama Sekda yang baru tiba sekitar pukul 11.23 WIB.
Setelah resmi dibuka, rapat langsung diskors karena jumlah anggota DPRD yang hadir belum mencapai setengah dari total 50 anggota. Hanya 21 anggota yang tercatat dalam daftar hadir.
Setelah menunggu beberapa waktu dan tambahan kehadiran anggota dewan lainnya, rapat akhirnya kembali dilanjutkan setelah quorum terpenuhi.
Rapat paripurna ini menjadi langkah awal penting dalam membahas Ranperda yang diharapkan mampu menjadi instrumen hukum guna meningkatkan respons dan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kebakaran di Kota Medan.
Pemerintah Kota Medan melalui Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap menyampaikan apresiasi atas pandangan fraksi-fraksi dan menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem penanggulangan kebakaran yang lebih terintegrasi dan profesional.*
(tm/a008)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mendorong lahirnya inovasi dalam penyajian menu dalam Program Makan Bergizi G
NASIONAL
ACEH BARAT Alumni SMP Negeri 3 Meulaboh angkatan 2002 melaksanakan agenda rutin tahunan dengan berbuka puasa bersama dan memberikan sant
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Idulfitri lebih awal hari ini, Kamis (19/3), dengan melaksanakan salat Idulfit
AGAMA
BOGOR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar diskusi mendalam dengan sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar dari berba
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku memberikan remisi khusus dalam rangka Hari Raya Nyepi kepada dua orang warga binaan,
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum dan salah satu pengusaha paling berp
SOSOK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, mengungkapkan pertanyaan terkait tindakan penyiraman air keras yang dilaku
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak mahasiswa dan pelajar untuk bersatu dalam memerangi narkoba. Ajaka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali mengingatkan rapuhnya ketahanan energi global. Ketergantungan pada
EKONOMI
JAKARTA Persoalan sampah di Jakarta kian menunjukkan dimensi krisis yang melampaui sekadar isu teknis. Volume sampah yang mencapai sekit
NASIONAL