Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan jajaran Forkopimda melakukan sidak di sejumlah pasar, toko grosir, swalayan, dan kios yang tersebar di kota tersebut. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
TANJUNGBALAI — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Wali Kota TanjungbalaiMahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar, toko grosir, swalayan, dan kios yang tersebar di kota tersebut.
Sidak ini bertujuan untuk memantau ketersediaan bahan pokok serta memastikan tidak adanya produk kedaluwarsa atau barang yang tidak sesuai standar, terutama jelang Hari Raya.
Sidak dimulai di Pasar Bengawan di Jalan Veteran, di mana tim menemukan produk pangan olahan yang sudah melewati batas kedaluwarsa, termasuk tepung yang kadaluwarsa pada 25 September 2024 dan kecap serta saus yang kedaluwarsa pada 11 Desember 2015.
Tak hanya itu, di toko grosir Juni Kembar, produk olahan lainnya juga ditemukan dalam kondisi kadaluwarsa.
Setelah memeriksa pasar, Wali Kota beserta rombongan menuju swalayan waralaba Indomaret di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Di lokasi ini, beberapa produk olahan seperti sosis dan teh kotak rasa lemon juga ditemukan kedaluwarsa.
Tak berhenti di sana, Wali Kota melanjutkan sidak ke toko grosir yang berada di persimpangan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Tengku Umar, di mana masih ditemukan produk teh pucuk yang kedaluwarsa serta minuman beralkohol tanpa izin edar.
Wali Kota Mahyaruddin Salim memberi imbauan tegas kepada pemilik toko agar segera mengurus izin edar untuk minuman beralkohol yang dijual, serta melarang penjualan minuman beralkohol kepada anak di bawah umur.
Untuk itu, Wali Kota juga meminta agar pemilik toko menempelkan himbauan "minuman dewasa" di etalase atau pintu kios guna menghindari penyalahgunaan.
Selain memeriksa kualitas barang, sidak ini juga bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
Wali Kota Mahyaruddin memastikan bahwa stok bahan pokok di pasar dan toko-toko di Tanjungbalai dipastikan aman untuk beberapa bulan ke depan.
Ia menegaskan bahwa harga bahan pokok tidak mengalami lonjakan signifikan, yang dapat memberikan ketenangan kepada masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri.
"Saya ingin masyarakat tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan menjelang Idul Fitri. Kita harus merayakan Hari Raya dengan tenang dan tanpa beban," ujar Mahyaruddin.
Tak hanya memantau pasar dan toko, Wali Kota juga melakukan sidak ke beberapa hotel, salah satunya Hotel Hayani di Jalan Anwar Idris, di mana tidak ditemukan aktivitas penyimpangan sosial.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Kios Napogos di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunga Tanjung, di mana kembali ditemukan beberapa produk minuman beralkohol tanpa izin edar.
Usai sidak, Wali Kota Mahyaruddin menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.
"Pemerintah hadir untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan memastikan tidak ada gangguan dalam stabilitas ekonomi daerah," katanya.
Sidak yang berlangsung tersebut juga melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dandim 0208 Asahan, Kapolres Tanjungbalai, Kajari Tanjungbalai, serta Kepala Balai POM di Tanjungbalai.*