BREAKING NEWS
Selasa, 23 Juni 2026

Rico Waas: Keuangan Pemko Medan Sehat, Tidak Punya Utang Jangka Panjang dan Siapkan Rp255 Miliar Atasi Banjir

Abyadi Siregar - Senin, 22 Juni 2026 16:40 WIB
Rico Waas: Keuangan Pemko Medan Sehat, Tidak Punya Utang Jangka Panjang dan Siapkan Rp255 Miliar Atasi Banjir
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (22/6/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia menyebut Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp255 miliar yang tersebar dalam tiga program strategis penanganan banjir.

"Hingga capaian kinerja tahun 2025, tim di lapangan telah berhasil menuntaskan 1.350 titik banjir secara permanen dari total 2.575 titik yang terdata dalam masterplan drainase kota. Sisa 1.225 titik genangan akan terus kita selesaikan secara bertahap," tegas Rico Waas.

Meski demikian, Rico mengakui masih terdapat kendala dalam normalisasi sungai karena kewenangan tersebut berada di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II (BBWSS II), sehingga pemerintah daerah hanya dapat melakukan koordinasi serta membantu pembebasan lahan yang diperlukan.

Di sektor pendapatan daerah, Rico mengungkapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan pada 2025 mencapai Rp3 triliun atau sekitar 48,92 persen dari total pendapatan daerah sebesar Rp6,3 triliun.

Untuk meningkatkan kemandirian fiskal dan menekan potensi kebocoran pendapatan, Pemko Medan saat ini mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

"Sistem perpajakan tapping box akan diperluas, pembayaran retribusi sampah diubah ke sistem digital, hingga penjajakan Sistem Informasi Geografis (GIS) serta Business Intelligence untuk pemetaan wajib pajak," ujar Rico Waas.

Rico juga menjelaskan alasan tidak direalisasikannya anggaran kerawanan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan selama tahun 2025.

Menurutnya, program tersebut telah terakomodasi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah pusat.

"Kebijakan ini sengaja diambil agar tidak terjadi tumpang tindih (overlapping) anggaran, sehingga dana daerah bisa dialihkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat lainnya," sebut Rico Waas.

Di bidang pelayanan kesehatan, Pemko Medan memastikan program Universal Health Coverage (UHC) tetap berjalan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal.

Bahkan, e-KTP Medan kini dapat digunakan untuk berobat gratis di fasilitas kesehatan luar daerah yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Sementara itu, untuk mendukung penataan kota dan pengembangan transportasi modern, Pemko Medan menargetkan penyelesaian 13 titik kawasan bebas kabel udara melalui program kabel tanam pada tahun 2026.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nikmati Hasil Korupsi Kasus DJKA, Pejabat BTP Medan Divonis 7,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Rp13 Miliar
Mahasiswa Nommensen Geruduk DPRD Sumut, Minta Pelaksanaan MBG Dihentikan dan Dievaluasi Menyeluruh
Prabowo Sahkan UU Polri Terbaru, Ini Deretan Perubahan Besarnya!
Warga Deli Serdang Minta Program MBG Dilanjutkan, Sebut Program Beri Dampak Nyata
Api Melalap Pendopo Rumah Adat Batak di Tugu Sisingamangaraja XII Medan, Penyebab Masih Misterius
Rico Waas Prioritaskan Pemasangan 1.000 LPJU di Wilayah Gelap Kota Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru