Zero Dose Masih Tinggi, Airin Rico Waas Ajak Dunia Usaha Dukung Program Imunisasi Anak di Medan
MEDAN Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mendorong keterlibatan sektor swasta dal
KESEHATAN
JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menghadapi tantangan serius dalam proses pemungutan suara Pemilu 2024 di luar negeri, khususnya di Kuala Lumpur, Malaysia. Keputusan untuk menunda penghitungan suara dengan metode pos dan Kotak Suara Keliling (KSK) di Kuala Lumpur merupakan langkah yang diambil setelah ditemukannya sejumlah masalah yang mengganggu integritas pemilihan.
Menurut Hasyim, juru bicara KPU, penghitungan suara yang seharusnya dimulai pada tanggal 14-15 Februari 2024 di Kuala Lumpur tidak dapat dilakukan sesuai rencana. Hanya metode Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang dapat digunakan dalam tenggat waktu tersebut. Masalah-masalah yang muncul dalam proses pemungutan suara di Kuala Lumpur sejalan dengan temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menunjukkan adanya kebutuhan untuk pemungutan suara ulang dengan metode pos dan KSK.
Bawaslu telah mengungkapkan serangkaian masalah yang menghambat proses pemungutan suara di Malaysia. Salah satunya adalah adanya indikasi seseorang yang menguasai ribuan surat suara melalui pengiriman pos. Ini mengindikasikan adanya pelanggaran yang serius terhadap integritas pemilihan. Selain itu, Kotak Suara Keliling (KSK) juga menemui kendala, dimana banyak kantung-kantung KSK terletak jauh dari pemilih sehingga sulit dijangkau. Disayangkan, KSK juga dilaksanakan tanpa izin dari otoritas setempat, yang mengakibatkan pembubaran kegiatan tersebut.
Bagja, seorang pejabat terkait, menyoroti bahwa setiap KSK membawa 500 lembar surat suara meskipun jumlah pemilih di wilayah tersebut tidak mencapai 500. Rekomendasi dari Panwaslu Malaysia untuk tidak menghitung suara dari KSK yang tidak sesuai dengan prosedur tidak diindahkan, yang menunjukkan adanya ketidakpatuhan terhadap aturan pemilihan.
Keputusan KPU untuk menunda penghitungan suara metode pos dan KSK di Kuala Lumpur merupakan langkah yang penting dalam memastikan integritas dan keabsahan hasil pemilihan. Dengan demikian, proses pemilihan dapat dilakukan kembali dengan transparansi dan kepatuhan terhadap aturan, demi menjamin kepercayaan publik terhadap demokrasi dan institusi pemilihan.
(A/08)
MEDAN Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mendorong keterlibatan sektor swasta dal
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadikan Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (Porwasu) sebagai agenda tahunan ya
OLAHRAGA
MEDAN Ajang balap mobil Sprint Rally 2026 Seri 1 Sumatera Utara yang digelar di Sport Centre Sumatera Utara pada 1112 April 2026 berlan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumut Surya mengajak masyarakat Melayu Indonesia untuk memperkuat silaturahmi serta menjaga keharmonisan di tengah ke
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan dukungan penuh kepada Rifani Putri Azani Lubis, finalis asal Kota Medan yang aka
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sud
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan halalbihalal yang digelar Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) Kota Medan di Ged
PEMERINTAHAN
MEDAN Organisasi Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dinilai memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung komun
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke59 Kota Medan di Jalan Jenderal Gatot Subr
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan kembali menggelar program Rabu WalkIn Interview pada Rabu, 15 Apri
NASIONAL