BREAKING NEWS
Senin, 13 April 2026

Banjir Kembali Landa Jakarta, Lebih dari 38 RT Terendam!

BITVonline.com - Sabtu, 25 Mei 2024 03:17 WIB
Banjir Kembali Landa Jakarta, Lebih dari 38 RT Terendam!
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan situasi memprihatinkan terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah ibu kota. Banjir kali ini terutama terjadi di sejumlah titik di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, menyebabkan sejumlah RT terendam dengan ketinggian air mencapai level yang mengkhawatirkan.

Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, banjir yang terjadi di Jakarta Selatan, tepatnya di Kelurahan Pejaten Timur, mengakibatkan empat RT terendam dengan ketinggian mencapai 260 cm. Luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama dari banjir ini. Di wilayah lain, seperti Rawajati, Jakarta Selatan, dan sebagian wilayah Jakarta Timur, juga terjadi banjir akibat luapan Kali Ciliwung, menyebabkan sejumlah RT terendam dengan ketinggian mencapai 80 hingga 150 cm.

Total, ada lebih dari 38 RT yang terendam banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan dan dampak negatif bagi warga setempat. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan penyaluran bantuan.

“Kami terus memantau situasi dan siaga dalam menghadapi banjir ini. Langkah-langkah telah diambil untuk membantu warga yang terdampak dan meminimalisir dampak negatifnya,” kata Isnawa Adji dalam keterangannya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir utara Jakarta. Fenomena fase bulan baru pada tanggal 21 Mei 2024 meningkatkan potensi ketinggian pasang air laut maksimum, yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir di sejumlah wilayah.

Berdasarkan laporan BMKG, hujan yang turun di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) menyebabkan peningkatan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (Waspada) dan Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 (Siaga). Hal ini juga mengakibatkan terjadinya genangan di beberapa wilayah DKI Jakarta.

Situasi ini menunjukkan perlunya langkah-langkah yang lebih proaktif dan komprehensif dalam penanganan banjir di Jakarta. Pemantauan yang lebih ketat terhadap kondisi sungai dan sistem drainase, serta penguatan infrastruktur pengendalian banjir, menjadi hal yang mendesak untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat, serta mengikuti petunjuk dan arahan dari pihak berwenang. Langkah-langkah pencegahan dan persiapan yang matang menjadi kunci dalam menghadapi ancaman banjir yang terus mengintai Jakarta.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Inflasi Pengamat Ada Benarnya

Inflasi Pengamat Ada Benarnya

OlehHabiburokhmanPERNYATAAN Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indrawijaya bahwa ada fenomena inflasi pengamat ada benarnya. Banyak se

OPINI