BANDA ACEH – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, batal menghadiri secara langsung acara penganugerahan penghargaan sebagai Tokoh Perdamaian Aceh yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Kamis (14/8/2025).
Acara yang semula direncanakan berlangsung di Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, tetap berjalan dengan diikuti secara daring oleh Jusuf Kalla.
Menurut Ketua Sub Tim Fungsi Humas dan Informasi UIN Ar-Raniry, Eka Saputra, Jusuf Kalla telah mengudara sekitar 10 menit dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma menuju Banda Aceh.
Namun, pesawat yang ditumpangi mengalami kerusakan sehingga harus kembali mendarat dan menjalani perbaikan selama kurang lebih empat jam.
"Sudah naik 10 menit di udara, tetapi balik lagi karena ada kerusakan di pesawat," ujar Eka Saputra.
Karena keterlambatan tersebut, Jusuf Kalla tidak memungkinkan hadir langsung dalam acara penganugerahan.
Sebagai alternatif, ia mengikuti acara secara virtual dari lokasi lain.
Meski demikian, acara penganugerahan tetap berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beserta istri, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, serta sejumlah tokoh lainnya.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas peran signifikan Jusuf Kalla dalam proses perdamaian Aceh yang telah membawa manfaat besar bagi pembangunan dan stabilitas wilayah tersebut.*
(sr/a008)
Editor
: Raman Krisna
Baru 10 Menit Mengudara, Jusuf Kalla Batal Hadir ke Aceh: Ada Apa?