Prabowo Sebut Tahu Pihak Pendana Demo, PDIP: Justru Terkesan Mengancam Rakyatnya Sendiri
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah nyata apabila benar me
POLITIK
BITVONLINE.COM– Kisah inspiratif datang dari Garut, Jawa Barat, di mana seorang bocah berusia 12 tahun bernama Muiz menjadi tulang punggung keluarganya dengan menafkahi tujuh adik-adiknya. Dalam video yang kini viral di media sosial, Muiz membuktikan bahwa meskipun usianya masih belia, ia sudah memiliki tanggung jawab besar yang membuatnya tampil sebagai sosok anak yang mandiri.
Muiz adalah anak pertama dari delapan bersaudara yang tinggal di sebuah gubuk sederhana bersama ibunya dan tujuh adik-adiknya. Kehidupan keluarga mereka jauh dari kata mudah. Tanpa sosok ayah yang mendampingi, Muiz menganggap dirinya harus menggantikan peran sang ayah untuk membantu ibunya menghidupi keluarganya. Meski masih duduk di bangku kelas 6 SD, Muiz sudah merasakan beban yang besar dalam hidupnya.
Setiap harinya, Muiz menghabiskan waktu di sekolah dan setelah itu, ia bekerja mencari rongsokan. Tidak jarang, ia mengajak adik-adiknya untuk ikut serta dalam pekerjaannya. Dengan penuh semangat, Muiz menyusuri jalanan, mencari barang bekas yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Meski terbilang berat untuk anak seusianya, ia melakukannya dengan ikhlas dan tidak merasa terbebani. Bahkan, Muiz mengaku ia melakukan itu atas kemauan sendiri, hanya untuk bisa membeli uang jajan.
“Karena ingin jajan, kemauan sendiri. Gak ada yang nyuruh,” kata Muiz dengan polos.
Kisah Muiz menjadi viral karena kesederhanaan dan keberaniannya menghadapi kenyataan hidup. Di balik sosok bocah yang ceria ini, tersembunyi perjuangan keras yang dijalani untuk menjaga keluarganya tetap utuh. Meski usianya terbilang sangat muda, Muiz sudah menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Ia tidak hanya membantu ibunya, tetapi juga mengasuh adik-adiknya yang lebih kecil, menjelma sebagai sosok kakak yang bertanggung jawab.
Muiz membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin, bahkan dalam kondisi serba kekurangan. Kisahnya menjadi pengingat bagi kita semua tentang arti ketangguhan dan rasa tanggung jawab yang tak mengenal batasan usia. Semoga kisah Muiz bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai dan membantu mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yang berjuang di tengah kerasnya kehidupan.
(JOHANSIRAIT)
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah nyata apabila benar me
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk me
KESEHATAN
DELI SERDANG Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Provinsi Sumatera Uta
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas
PEMERINTAHAN
NIAS Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, mengunjungi Galeri Dekranasda Kota Gunungsitoli yang berada
SENI DAN BUDAYA
NIAS BARAT Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, mengajak kaum per
KESEHATAN
LABUHANBATU Aksi penggerebekan dan pembakaran lapak yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba oleh jajaran Polres Labuhanbatu menuai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Meninggalnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsar
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya tidak menyukai skema impor dalam pemenuhan keb
EKONOMI
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 o
INTERNASIONAL