BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Disindir Gatot, Hercules Balas Menohok: ‘Saya Cari Rezeki Halal, Kenapa Diganggu?’

Adelia Syafitri - Jumat, 02 Mei 2025 17:00 WIB
Disindir Gatot, Hercules Balas Menohok: ‘Saya Cari Rezeki Halal, Kenapa Diganggu?’
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Ketegangan politik nasional kembali memanas menyusul konflik terbuka antara Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules Rosario Marshal, dan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Perseteruan ini dipicu oleh pernyataan Hercules terkait Letjen (Purn) Sutiyoso yang kemudian dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap purnawirawan senior oleh Gatot.

Gatot Nurmantyo merespons keras pernyataan tersebut, menyebut bahwa ucapan Hercules sudah melewati batas dan merendahkan kehormatan purnawirawan TNI.

Ia menegaskan pentingnya menjaga etika dan penghormatan terhadap para jenderal yang pernah mengabdi pada negara.

"Pernyataan seperti itu mencederai kehormatan para purnawirawan yang telah berjuang demi Indonesia," ujar Gatot dalam salah satu pernyataan publiknya.

Namun Hercules tak tinggal diam. Dalam keterangannya kepada awak media, ia menegaskan tidak pernah menyebut nama Gatot dan menyatakan pernyataannya tidak ditujukan secara personal.

"Saya tidak pernah menyerang pribadi Pak Gatot. Kalau beliau merasa terganggu, itu urusan beliau. Saya tidak bermaksud mengusik siapa pun, termasuk para purnawirawan," ujar Hercules.

Hercules juga menjelaskan bahwa dirinya kini tengah fokus pada kegiatan sosial, termasuk membantu anak yatim dan memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci dengan dana pribadinya.

"Saya hidup dengan cara saya sendiri, halal, dan bantu orang. Kenapa harus diganggu?" tambahnya.

Hercules pun mengimbau agar tak ada pihak yang mempolitisasi pernyataannya dan memutarbalikkan fakta demi kepentingan kelompok tertentu.

Konflik ini menunjukkan ketegangan yang masih membayangi relasi antara elemen sipil, ormas, dan militer.

Para pengamat menilai bahwa pertikaian terbuka ini bisa berdampak buruk jika tidak dikelola dengan bijak, apalagi di tengah situasi nasional yang rentan.

Di media sosial, isu ini langsung menjadi trending topic.

Sebagian warganet memuji keberanian Hercules yang dianggap menantang stigma lama, sementara yang lain mendukung Gatot Nurmantyo sebagai simbol kehormatan institusi TNI.

Pengamat politik meminta kedua tokoh menahan diri agar konflik ini tidak berujung pada polarisasi lebih luas.

"Perbedaan pandangan adalah hal biasa, namun jangan sampai memperkeruh suasana kebangsaan kita yang sedang diuji," ujar salah satu pengamat dari Lembaga Kajian Politik Nasional.

Publik kini menunggu, apakah kedua tokoh ini akan memilih jalan damai, atau justru membiarkan api konflik membesar dan membakar kepercayaan publik.*

(gl/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru