
Ahmad Sahroni dan Eko Patrio Diduga Kabur ke Luar Negeri Saat Demo DPR Memanas
JAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di kompleks DPR/MPR Senayan pekan ini, dua anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
NasionalTIONGKOK - Sebuah terobosan baru dalam dunia militer dan teknologi pengawasan kembali hadir dari Universitas Teknologi Pertahanan Nasional di Provinsi Hunan, Tiongkok.
Para peneliti di kampus militer elite tersebut berhasil mengembangkan drone seukuran nyamuk yang dapat melakukan misi pengintaian dan pengawasan tanpa terdeteksi.
Drone mikro ini hanya memiliki panjang 2 cm, lebar 3 cm, dan berat kurang dari 0,2 gram. Ukurannya yang sangat kecil membuatnya tampak nyaris tak terlihat saat berada di tangan peneliti, seperti yang ditampilkan dalam siaran resmi China Central Television (CCTV).
Baca Juga:
"Jenis robot mikro ini sangat cocok untuk misi khusus seperti pengintaian informasi di medan perang," kata Liang Hexiang, salah satu mahasiswa peneliti yang terlibat dalam proyek tersebut.
Drone berukuran super mini ini dikembangkan dengan kemampuan tinggi untuk menghindari deteksi, menjadikannya sebagai senjata potensial dalam peperangan asimetris, strategi yang menekankan penggunaan teknologi canggih untuk menghadapi kekuatan militer konvensional yang lebih besar.
Para analis meyakini, drone ini berpotensi digunakan dalam strategi pesawat nirawak ganda (dual-use) yang saat ini menjadi fokus pengembangan militer China, terutama dengan integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI).
Meski demikian, para pakar pertahanan menilai bahwa efektivitas drone ultra-kecil seperti ini masih terbatas untuk aplikasi tempur berat. Namun, keberadaannya tetap menjadi ancaman serius dalam konteks pengintaian, sabotase, hingga spionase siber.
China bukan satu-satunya negara yang berlomba dalam pengembangan mikro-drone. Universitas Harvard melalui RoboBee telah mengembangkan robot terbang mini dengan kemampuan mengepakkan sayap hingga 120 kali per detik. Sementara Black Hornet, drone mini yang dikembangkan di Norwegia dan digunakan oleh sejumlah militer dunia, sudah lebih dulu diadopsi dalam operasi militer dan intelijen.
Versi terbaru Black Hornet 4 bahkan mampu mengudara hingga 30 menit, menempuh jarak lebih dari 3 kilometer, dan dilengkapi kamera termal untuk operasi malam hari.
Meski menjanjikan, inovasi mikro-drone seperti "mosquito drone" China menimbulkan kekhawatiran baru, terutama terkait dengan privasi pribadi, potensi penyalahgunaan kriminal, serta pengawasan tanpa batas.
Dengan kemajuan dalam miniaturisasi baterai, sensor, dan sistem kendali, dunia kini memasuki babak baru di mana robot nyaris tak terlihat bisa menjadi alat pemantauan yang sulit dilacak namun memiliki dampak besar, baik secara militer maupun sipil.*
(oz/j006)
JAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di kompleks DPR/MPR Senayan pekan ini, dua anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
NasionalTAPANULI SELATAN Pemerintah Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga d
EkonomiMAUMERE Kodim 1603/Sikka melalui Koramil 160301/Alok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalu
EkonomiDENPASAR Dalam upaya mempererat sinergi dan memperkuat ikhtiar menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Polsek Denpasar Timur (Dentim) m
NasionalDENPASAR Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan kerja dalam rangka pengamanan kegiatan unjuk
NasionalPADANGSIDIMPUAN Suasana khidmat menyelimuti hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Universi
PendidikanWASHINGTON Sebagian besar tarif impor yang diberlakukan Presiden ke45 Amerika Serikat, Donald Trump, dinyatakan tidak sah oleh pengadil
InternasionalJAKARTA Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Pemerintah ter
PemerintahanMEDAN (BITV) Sekitar 2,5 miliar pengguna layanan Gmail dan Google Cloud kini tengah berada dalam situasi rentan, usai muncul laporan bah
Sains & TeknologiMEDAN (BITV) Vivo kembali mencuri perhatian pasar smartphone Tanah Air dengan menghadirkan perangkat terbaru mereka, Vivo V60, yang resm
Sains & Teknologi