MEDAN — Di era digital saat ini, membuat video tidak lagi harus mengandalkan peralatan mahal atau kemampuan teknis tinggi.
PixVerseAI, platform yang dikembangkan oleh startup asal China, AISphere, memungkinkan pengguna membuat video hanya bermodalkan teks, gambar, atau avatar.
Platform ini diluncurkan pada September 2024 oleh AISphere, yang didirikan oleh pakar komputer Wang Changhu.
Dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan algoritma deep learning, PixVerse mampu menghasilkan video yang dinamis, koheren, dan mendekati realistis.
Beberapa fitur unggulan PixVerseAI meliputi: - Text-to-Video: Mengubah deskripsi teks menjadi video klip pendek. - Image-to-Video: Mengubah foto atau ilustrasi menjadi video bergerak. - Character Mode (Avatar ke Video): Menghidupkan karakter dari foto menjadi avatar animasi. - Lip-Sync: Sinkronisasi audio dan gerakan bibir untuk dialog realistis. - Pemrosesan Cepat dan Kualitas Tinggi: Output video bisa diproses dalam hitungan detik dengan resolusi hingga 1080p.
Dengan fitur-fitur ini, PixVerseAI memudahkan kreator membuat konten video untuk keperluan film pendek, video clip, maupun konten media sosial, tanpa harus menguasai software editing kompleks.
Cara Menggunakan PixVerseAI Pengguna cukup mendaftar melalui akun Gmail, kemudian memilih mode pembuatan video, menuliskan prompt atau mengunggah gambar, menentukan durasi serta kualitas video, dan klik "Create."
Platform akan menghasilkan video sesuai pengaturan dalam waktu singkat.
Untuk durasi lebih panjang atau fitur tambahan, pengguna perlu berlangganan versi berbayar.
Keberadaan PixVerseAI dinilai mampu mengubah ekosistem kreatif video, terutama bagi kreator yang ingin cepat menghasilkan konten berkualitas.
Dengan waktu produksi lebih efisien dan hasil yang realistis, platform ini memungkinkan lebih banyak orang bereksperimen dan berkreasi tanpa hambatan teknis.*