BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Prabowo Ungkap Pencak Silat Pernah Dilarang Penjajah, Kini Justru Dilirik Banyak Negara

Dharma - Sabtu, 11 April 2026 16:45 WIB
Prabowo Ungkap Pencak Silat Pernah Dilarang Penjajah, Kini Justru Dilirik Banyak Negara
Presiden RI Prabowo Subianto, saat menghadiri Musyawarah Nasional ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/4/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap perjalanan panjang pencak silat yang kini menjadi identitas bangsa dan semakin dikenal dunia.

Ia menyebut, di masa penjajahan, pencak silat bahkan sempat dilarang.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia di Jakarta Convention Center, Sabtu (11/4/2026).

Baca Juga:

Prabowo awalnya menyinggung sejarah panjang penjajahan di Indonesia yang membuat berbagai aktivitas, termasuk bela diri tradisional, dibatasi.

"Waktu itu pencak silat dilarang, tidak boleh belajar. Akhirnya dilatih diam-diam di malam hari, di bukit dan gunung," kata Prabowo.

Menurutnya, larangan tersebut membuat pencak silat identik sebagai "olahraga kampung" karena latihan dilakukan secara sembunyi-sembunyi di daerah terpencil.

"Karena penjajah ada di kota, maka yang belajar silat harus ke desa, ke kampung, ke gunung. Latihannya diam-diam," ujarnya.

Meski demikian, Prabowo menilai kondisi itu justru membentuk kekuatan dan keaslian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Kini, lanjutnya, pencak silat telah berkembang pesat dan menjadi daya tarik bagi negara lain. Banyak pihak dari luar negeri datang ke Indonesia untuk mempelajari bela diri tersebut.

"Kalau ilmunya murni dan kuat, orang dari mana-mana akan datang belajar, dan itu sudah terbukti," ucapnya.

Prabowo juga mencontohkan sejumlah negara seperti Vietnam dan Thailand yang sebelumnya belajar pencak silat dari Indonesia, kini mampu berkembang bahkan menjadi pesaing dalam kompetisi internasional.

"Kita dulu yang melatih mereka, lalu mereka jadi hebat dan pernah mengalahkan kita. Tidak apa-apa, itu risiko seorang guru," katanya.

Ia pun menegaskan pentingnya menjaga kemurnian pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus kekuatan identitas nasional di tengah perkembangan global.*

(d/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo ke Rusia Besok, Akan Bertemu Vladimir Putin Bahas Energi dan Geopolitik Dunia
Prabowo: Pencak Silat Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Panggilan Anak Bangsa
Bank Dunia Prediksi Ekonomi RI Hanya Tumbuh 4,7%, Purbaya: World Bank Salah Hitung!
APINDO Soroti Wacana Penghentian Restitusi Pajak, Khawatir Ganggu Likuiditas Dunia Usaha
Kebakaran Hebat di Medan Marelan, 1 Korban Tewas Terjebak di Lantai Tiga
Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Melejit 5,5%, Meski Proyeksi Bank Dunia Lebih Rendah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru