34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
Batu Bara – Warga Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, dikejutkan dengan penemuan limbah perusahaan yang mengalir ke sungai di pemukiman mereka. Limbah berbau menyengat ini terdeteksi di Dusun 1, 2, dan 3 Desa Sei Mataram pada Selasa, 18 Juni 2024, dan langsung memicu kemarahan serta keresahan di kalangan warga setempat.
Menurut informasi yang diperoleh dari warga, bocornya kolam penampungan limbah telah menyebabkan bau busuk yang tak tertahankan menyebar luas di sekitar perairan. “Kami telah turun ke lokasi dan mengecek langsung. Bau busuknya benar-benar mengganggu,” kata Rudi, seorang warga Desa Sei Mataram, dengan nada kesal.
Terlihat sungai menghitam dan beraroma bau busuk
Masyarakat menduga kuat bahwa limbah beracun ini berasal dari pabrik pengolahan tapioka yang berada di Sei Balai serta beberapa pabrik lain yang berdekatan dengan desa mereka. “Kami menduga limbah ini berasal dari pabrik-pabrik tersebut. Sungai kami sedang pasang air laut, dan ini membuat limbah menyebar lebih cepat. Kami sedang menelusuri lebih lanjut, Bang, meskipun jaraknya cukup jauh,” jelas salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Dampak dari pencemaran ini tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga mengancam kesehatan dan kehidupan sehari-hari warga Desa Sei Mataram.
“Ini sangat merugikan kami. Kami tidak bisa menggunakan air sungai lagi untuk mandi, mencuci, atau bahkan untuk kebutuhan ternak. Anak-anak kami juga jadi rentan terkena penyakit kulit karena bermain di sekitar sungai,” ungkap seorang warga dengan nada cemas.
Warga Desa Sei Mataram berharap agar segera diambil tindakan untuk mengatasi masalah pencemaran ini.
Warga mengancam akan mengambil tindakan lebih lanjut jika masalah ini tidak segera ditangani. “Jika kami sudah mengetahui pasti dari mana asal limbah ini, kami tidak akan tinggal diam. Kami akan beri tahu awak media dan memastikan tindakan tegas diambil. Kami tidak bisa terus hidup dalam kondisi seperti ini,” tutup warga tersebut dengan nada penuh amarah.
Situasi ini menggambarkan krisis lingkungan yang serius dan membutuhkan perhatian segera dari pemerintah dan pihak berwenang. Warga Desa Sei Mataram berharap agar suara mereka didengar dan masalah ini segera diatasi demi kesehatan dan kesejahteraan mereka.Red
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL