
Harga Emas Antam di Pegadaian Kembali Naik, Sentuh Rp2,04 Juta per Gram
MEDAN (BITV) Harga emas batangan Antam yang dipasarkan melalui Pegadaian kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini, Sabtu (
Ekonomi
Serdang Bedagai, Syahril Akmal atau yang karib disapa Boy, warga Jalan Belidaan, Desa Simpang Ampat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai ini punya kisah pilu.
Sudah lima tahun belakangan ini, Boy tinggal di rumah yang nyaris roboh dan selalu kebanjiran.
Saat ditemui, Boy yang sehari-hari bekerja serabutan ini mengatakan rumah yang dalam kondisi nyaris roboh itu sempat akan dibongkar. Tapi karena terkendala surat tanah, rencana perbaikan akhirnya ditunda.
Baca Juga:
“Karena surat tanah sama adik ku, dia yang pegang, jadi kemarin tidak jadi diperbaiki. Itu dari desa (rencana bantuannya), kalau dari kabupaten belum ada tawaran bantuan,” kata Boy, memulai cerita, Jumat (23/9/2022).
Dari amatan awak media, rumah yang dihuni Boy dan istrinya Sriyani ini kondisinya sudah miring. Tiang tiang penyangga terlihat lapuk.
Baca Juga:
Begitu juga dengan dinding yang terbuat dari papan dan pelepah nipah telah ringsek dan usang dimakan waktu.
Sementara dari dalam rumah menyembul sinar matahari karena seng rumah yang sudah bolong dan tak utuh lagi. Lantai rumah pun langsung tanah, yang hanya dilapisi papan saja.
“Kalau atap bolong dan rumah mau ambruk gini sudah ada lah lima tahun kondisinya begini. Ya makin hari makin parah,” kata Boy. Dahulunya, rumah itu adalah milik orang tuanya. Sejak tahun 1950, Boy dan orang tuanya yang bekerja sebagai guru tinggal di sana.
Sejak menikah dan dikaruniai empat anak, dia menggantikan orangtuanya yang telah tiada. Boy sendiri setiap hari bekerja serabutan. Masalah ekonomi membuatnya harus rela hidup serba apa adanya.
“Kalau kerja ya serabutan, ada bangunan, ya kerja itu, kalau menggali, ya mengali, yang penting kerja. Mau beneri rumah uang tidak ada, pas pasan buat hidup,” ujar Boy. Dikala hujan datang, Boy dan keluarga pun resah.
Atap yang bolong membuat air tertumpah ke seisi rumah. Dia pun hanya bisa berteduh di ruang depan. Itu kalau hujan cepat reda, jika tidak, maka tak jarang rumah turut kebanjiran. Apalagi jika hujan disertai angin kencang, maka dia dan keluarga buru buru ke luar rumah.
“Kalau hujan ya pasti bocor, palingĀ kami pindah ke depan duduk, tapi kalau malam ini hujan kita was was jadi harus bangun pindah. Apalagi kalau ada angin kencang ya kita ke luar rumah takut ambruk nanti bisa ketimpa,” tuturnya.
Boy pun berharap agar pemerintah setempat dapat memperhatikan keberadaan meraka dan membantu perbaikan rumahnya.
“Kalau harapannya bisa ada dapat bantuan dari pemerintah. Minimal atap bisa diperbaiki agar kalain hujan tidak was was lagi dan bisa tidur tenang,” tutupnya. (Lbs)
MEDAN (BITV) Harga emas batangan Antam yang dipasarkan melalui Pegadaian kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan hari ini, Sabtu (
EkonomiJAKARTA Massa aksi di sekitar Mako Brimob Jalan Kramat Kwitang, arah Senen, Jakarta Pusat, hingga Sabtu pagi masih bertahan dan terus me
PeristiwaJAKARTA Aksi demonstrasi yang semula bertujuan menyuarakan penolakan terhadap tunjangan anggota DPR dan menuntut keadilan atas wafatnya
NasionalDENPASAR Menjelang penyelenggaraan konferensi budaya internasional Culture, Heritage, Arts, Narratives, Diplomacy, and Innovations (CHAN
Seni dan BudayaJAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan,
NasionalMEDAN (BITV) Dalam sejarah perjalanan kenabian, Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai utusan terakhir Allah SWT, tetapi juga seba
AgamaMAKASSAR Aksi solidaritas atas meninggalnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan berubah tragis di Kota Makassar. Pada Jumat malam (29/8
PeristiwaMEDAN Delapan tersangka tindak pidana korupsi proyek perbaikan dan pembangunan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kab
Hukum dan KriminalJAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) hari ini genap berusia 80 tahun. Sebagai salah satu pilar utama dalam sistem
NasionalMEDAN Sebanyak delapan orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek perbaikan dan pembangunan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum
Hukum dan Kriminal