Klaim Saldo DANA Gratis Rp250.000 Lewat Game Mermaid Tales, Begini Caranya!
MEDAN Era digital menghadirkan banyak peluang untuk menambah penghasilan, salah satunya melalui game penghasil uang. Salah satu aplikasi
EKONOMI
JAKARTA -Indonesia kembali dihebohkan dengan pengakuan kontroversial dari Mahfud MD, eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan mantan anggota Komisi III DPR RI. Dalam sebuah podcast yang diunggah di kanal YouTube resminya, Mahfud mengungkapkan pengalaman pahitnya pada tahun 2006 saat terlibat dalam pemilihan Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada masa itu, proses pemilihan Capim KPK sedang berlangsung, dengan Antasari Azhar dan rekan-rekannya menjadi sorotan publik. Mahfud, yang saat itu merupakan anggota Komisi III DPR RI, telah menentukan beberapa nama yang dianggapnya layak memimpin lembaga antirasuah tersebut.
Namun, kejadian tak terduga terjadi ketika seorang utusan dari salah satu Capim KPK mendatangi ruangannya. Utusan tersebut diduga kuat datang untuk menyogok Mahfud guna memuluskan jalannya Capim KPK tersebut melalui ujian fit and proper test.
Mahfud dengan tegas mengungkapkan bahwa orang tersebut membawa uang yang tidak disebutkan nominalnya, namun tujuannya jelas untuk mempengaruhi proses pemilihan dengan cara tidak etis. Tanpa menyebutkan identitasnya, Mahfud mengecam tindakan Capim KPK tersebut yang telah dinilai baik oleh rekan-rekannya di DPR.
“Saya sudah menelepon satu per satu, memberitahukan kepada mereka untuk tidak memilih orang yang mencoba menyuap saya,” ujar Mahfud dalam podcast tersebut. Ia juga langsung mengembalikan uang tersebut setelah memastikan bahwa Capim yang disogok tidak mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya di Komisi III.
Beruntungnya, upaya penyogokan tersebut tidak berhasil, dan Capim yang mencoba curang itu akhirnya gagal dalam ujian fit and proper test untuk memimpin KPK. Mahfud berharap insiden serupa tidak akan terulang di masa kini, dan menyerukan agar para legislator dapat bersikap objektif dalam menentukan Capim KPK tanpa adanya pengaruh politik atau praktik korupsi.
Mahfud juga menyoroti bahwa praktik lobbying yang terlalu intens sebelum proses pemilihan dapat merusak objektivitas dan keadilan. Menurutnya, penting bagi para anggota DPR untuk mempertahankan integritas dan mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya dalam menangani pemilihan pimpinan lembaga strategis seperti KPK.
Kejadian ini sekali lagi mengingatkan publik akan tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan independensi dan keberhasilan lembaga-lembaga anti-korupsi di Indonesia, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses politik dan pemerintahan.
(N/014)
MEDAN Era digital menghadirkan banyak peluang untuk menambah penghasilan, salah satunya melalui game penghasil uang. Salah satu aplikasi
EKONOMI
MEDAN Menyambut awal Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait pot
PERISTIWA
OlehDr. Ir. Justiani, M.Sc.JUDUL ini terasa relevan untuk merefleksikan kegelisahan yang pernah disampaikan Presiden Prabowo Subianto terka
OPINI
PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berskala besar terjadi di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Berdasarkan da
PERISTIWA
TAPSEL Tanggul Sungai Batang Toru di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali jebol akibat
PERISTIWA
MEDAN Polisi menangkap dua pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten dan kota yang telah beraksi puluhan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam (SI) Sumatra Utara menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan semangat kolaboras
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh kembali menunjukkan kepedulian sosial sekaligus melestarikan tradisi lokal dengan membagikan ribuan paket daging m
NASIONAL
SOLO Kediaman Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, mendadak menjad
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., memimpin langsung Pelaksanaan Tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Kabu
SENI DAN BUDAYA