34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Kabar duka menyelimuti Korps Adhyaksa Indonesia dengan meninggalnya seorang pejabat tinggi, Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dihormati, Dr. Fadil Zumhana. Informasi yang menyedihkan ini disampaikan secara resmi oleh Kejaksaan RI melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (11/5/2024), mengejutkan banyak pihak yang mengenal dan menghargai sosok beliau.
“Innalillahi wa innalillahi roji’un telah berpulang Bapak Dr. Fadil Zumhana (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum),” tulis pernyataan resmi dari Kejagung.
Kehilangan sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi pemberantasan kejahatan di negeri ini tentu menjadi pukulan berat bagi seluruh korps Kejaksaan. Dr. Fadil Zumhana, dengan segala dedikasi dan komitmen yang dimilikinya, telah menorehkan jejak yang tak terlupakan di dunia hukum Indonesia.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Dr. Fadil Zumhana. Dalam pernyataannya, Jaksa Agung dan seluruh jajaran Kejaksaan berdoa agar almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah.
“Jaksa Agung beserta jajaran menghaturkan duka mendalam, semoga Allah SWT memberikan ampunan dan menempatkan beliau di tempat yang terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Aamiin Ya Robbal Alamin,” ungkap Jaksa Agung.
Dr. Fadil Zumhana bukan hanya seorang pejabat, tetapi juga seorang teladan bagi seluruh anggota Korps Adhyaksa. Dengan pengalaman dan pengetahuannya yang luas di bidang hukum pidana, beliau telah menginspirasi banyak orang untuk berjuang demi keadilan dan kebenaran.
Jejak karier Dr. Fadil Zumhana yang cemerlang tidak hanya terbatas pada kantor, tetapi juga meluas ke masyarakat. Dengan kepribadian yang tegas namun hangat, beliau selalu siap mendengarkan dan memberikan solusi bagi setiap permasalahan hukum yang dihadapi oleh masyarakat.
Kini, Indonesia kehilangan seorang pejuang yang gigih dalam menegakkan hukum dan keadilan. Namun, warisan dan nilai-nilai yang ditinggalkan oleh Dr. Fadil Zumhana akan terus dikenang dan menjadi pendorong semangat bagi seluruh anggota Korps Adhyaksa Indonesia untuk melanjutkan perjuangan beliau.
Dalam kesedihan yang mendalam, mari kita bersama-sama mendoakan agar almarhum Dr. Fadil Zumhana diterima di sisi Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, serta memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan untuk menghadapi cobaan ini. Semoga perjalanan karier dan pengabdian beliau menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL