BMKG Turunkan Tim di 37 Lokasi Pantau Hilal, Tunggu Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan tim pengamatan hilal
NASIONAL
JAKARTA -Pemerintah Indonesia dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah strategis untuk mengurangi porsi kepemilikan China dalam proyek-proyek hilirisasi nikel. Langkah ini muncul sebagai upaya untuk menembus pasar Amerika Serikat (AS), yang saat ini menghadapi hambatan terkait kebijakan Inflation Reduction Act (IRA). Meskipun isu ini mencuat, pejabat pemerintah Indonesia secara resmi membantah adanya perubahan kebijakan yang spesifik terhadap investasi China.
Tanggapan Pemerintah dan Klarifikasi
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menepis kabar tersebut dengan menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak membatasi investasi dari negara mana pun, termasuk China. Dalam pernyataannya saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Luhut menekankan, “Enggak ada (China mulai mengurangi saham di proyek nikel Indonesia). Kalau menurut saya orang mau masuk sila-sila aja, enggak ada yang kita larang, itu kan bebas.”
Lebih lanjut, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Jodi Mahardi juga membenarkan bahwa prinsip politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Menurut Jodi, Indonesia tetap terbuka untuk investasi dari semua negara selama memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku. “Indonesia memegang teguh prinsip bebas aktif dalam politik luar negeri dan juga dalam kegiatan ekonomi dan investasi,” jelas Jodi dalam keterangan terpisah.
Konteks Kebijakan Inflation Reduction Act (IRA) dan Implikasinya
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip pada Selasa (30/7), pemerintah Indonesia berupaya untuk mengurangi partisipasi China dalam proyek nikel baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi syarat mendapatkan subsidi pemerintah AS yang diatur dalam IRA. IRA merupakan kebijakan yang memberikan subsidi besar kepada produsen kendaraan listrik, namun hanya jika komponen kendaraan tidak bersumber dari entitas asing yang menjadi perhatian, termasuk perusahaan yang lebih dari 25 persen dimiliki oleh investor China.
Para pejabat pemerintah dikabarkan sedang berdiskusi dengan investor untuk membangun pabrik peleburan atau smelter baru dengan kepemilikan saham perusahaan China kurang dari 25 persen. Langkah ini bertujuan agar produk nikel Indonesia dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh IRA dan memungkinkan Indonesia untuk mendapatkan keuntungan dari subsidi tersebut.
Dominasi China dalam Industri Nikel Indonesia
Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia, menyuplai lebih dari separuh kebutuhan global. Saat ini, perusahaan China mendominasi smelter lokal yang digunakan untuk memproduksi baja tahan karat dan baterai kendaraan listrik. Dominasi ini menyebabkan sebagian besar produksi nikel Indonesia tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi yang ditawarkan oleh pemerintah AS, akibat keterkaitan dengan investor China.
Peluang dan Tantangan
Untuk mengatasi kendala ini dan memanfaatkan peluang pasar AS, Indonesia perlu menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan AS. Pembicaraan antara kedua negara mengenai kesepakatan yang mencakup mineral penting sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Namun, hingga saat ini, kesepakatan konkret masih belum tercapai.
Langkah pemerintah untuk mengurangi kepemilikan China dalam proyek nikel dapat menjadi strategi kunci dalam upaya Indonesia untuk memenuhi kriteria IRA dan meningkatkan daya saing di pasar global. Namun, implementasi kebijakan ini juga memerlukan kehati-hatian dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak untuk memastikan keberhasilan dan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan politik luar negeri.
(N/014)
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menurunkan tim pengamatan hilal
NASIONAL
JAKARTA Bulan Ramadan selalu identik dengan salat malam yang khusyuk. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa salat yang dikenal sebagai Tar
AGAMA
JAKARTA Menjelang perayaan Lebaran 2026, pemerintah menetapkan pembatasan operasional angkutan barang untuk menjaga keselamatan dan kela
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadan 2026 atau 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Sidang digelar
NASIONAL
BANDUNG Kota Bandung menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah per hari, dengan 44,51 persen berupa sampah organik seperti sisa makanan dan
NASIONAL
ACEH BESAR Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Aceh Besar menggelar tradisi meugang dengan memotong dan membagikan daging
NASIONAL
ACEH TENGAH Menjelang bulan suci Ramadhan, mahasiswa Angkatan 83 dari STIKPTIK Lemdiklat Polri menggelar kegiatan bakti sosial dengan m
NASIONAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menerima bantuan 1.500 paket sembako dari LazisMu PWM Jawa Timur untuk warga Muhamma
NASIONAL
NUNUKAN Satuan tugas gabungan Quick Response Lanal Nunukan bersama Bea Cukai Nunukan menggagalkan upaya penyelundupan barang bermerek as
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation sekaligus Ketua Umum DPN Kombatan, Budi Mulyawan, menegaskan air tanah me
NASIONAL