YOGYAKARTA -Tumpukan sampah mulai bermunculan di sejumlah titik di Jalan Protokoler Kota Yogyakarta, terutama di Jalan Affandi atau Jalan Gejayan, Kemantren Gondokusuman. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat.
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penjagaan di titik-titik rawan. Namun, pembuangan sampah sembarangan terus terjadi meskipun upaya penjagaan telah dilakukan.
“Penjagaan atau patroli terus menerus kita lakukan, cuma timingnya kan kucing-kucingan. Kita tidak pernah tahu apakah mereka membawa sampah atau tidak,” ujar Octo Noor Arafat melalui sambungan telepon pada Jumat (7/6).
Dalam upaya menanggulangi masalah ini, Octo menyatakan bahwa dalam pekan ini pihaknya akan mengintensifkan tidak hanya patroli, penjagaan, dan penghalauan, tetapi juga melakukan penghalauan aktif.
“Kita lakukan penghalauan. Kita minta buang depo sesuai jamnya atau bawa pulang jika bukan dari wilayah Yogya,” tambahnya.
Octo juga mengakui bahwa kemungkinan pembuang sampah dari luar Kota Yogyakarta juga tidak bisa diabaikan. Hal ini terutama terjadi di lokasi-lokasi perbatasan.
Terkait sanksi denda yang dahulu pernah diterapkan, Octo menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan akan diberlakukan kembali. Namun, penerapannya harus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Masih dalam proses koordinasi dengan instansi terkait. Ini tidak hanya menjadi urusan Satpol PP, tetapi juga harus melibatkan sinergi dengan instansi hukum lainnya,” jelasnya.
Situasi ini menunjukkan perlunya tindakan tegas dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait untuk mengatasi masalah sampah di Kota Yogyakarta, yang merupakan salah satu kota pariwisata terkemuka di Indonesia.
(N/014)
Tumpukan Sampah Muncul di Jalan Protokoler Kota Yogyakarta, Kucing-kucingan dengan Satpol PP?