BATUBARA -Sebuah langkah ambisius untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan kembali diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Dalam sebuah acara yang digelar di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Rabu (08/05/2024), Asisten II Bambang Hadisuprapto, mewakili Pj Bupati Batu Bara Nizhamul, S.E. M.M., membuka kegiatan Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGS) Kabupaten Batu Bara Tahun 2024–2026.
Dalam sambutannya, Bambang Hadisuprapto menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang erat antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dengan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) dalam penyusunan rencana ini. Kerjasama ini melibatkan pemikiran dari berbagai pihak yang terlibat secara aktif, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk melaksanakan TPB/SDGS dan mencapai target yang ditetapkan hingga tahun 2030.
Komitmen Pemerintah Batu Bara untuk SDGS
Bambang menjelaskan bahwa implementasi Sustainable Development Goals (SDGS) merupakan fokus utama pemerintah, khususnya di masa “Decade Of Action” yang memasuki tahun-tahun kritis menuju pencapaian target pada tahun 2030. Salah satu strategi yang ditekankan adalah perumusan rencana aksi TPB/SDGS untuk lima tahun ke depan, serta pengarusutamaan SDGS pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2024-2026.
“Dalam upaya pencapaian TPB/SDGS, penting bagi kita untuk melakukan kajian yang mendalam sesuai dengan perkembangan global dan data nasional dan daerah yang tersedia. Dokumen TPB/SDGS Indonesia menjadi panduan dalam menentukan capaian indikator TPB/SDGS secara berkala di Kabupaten Batu Bara,” ujar Bambang.
Peran Aktif dalam Penyusunan Rencana Aksi
Selain itu, Bambang menekankan pentingnya peran serta dan keaktifan semua pihak dalam membantu penyusunan rencana aksi daerah TPB/SDGS. Proses ini tidak hanya menjadi acuan untuk mengukur pencapaian TPB/SDGS, tetapi juga menjadi rujukan dalam penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sesuai dengan masa jabatan kepala daerah.
“Mari kita bersama-sama menjadi agen perubahan untuk masa depan yang lebih baik. Dari tindakan kecil dalam kehidupan sehari-hari hingga kebijakan global, kita semua bisa berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan,” ajak Bambang.
Kolaborasi untuk Mencapai Target SDGS
Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec, tenaga ahli SDGs dari USU, menyoroti pentingnya kolaborasi dari berbagai platform untuk mencapai target SDGS. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan parlemen, akademisi dan pakar, filantropi dan pelaku usaha, serta organisasi masyarakat dan media, sangatlah penting dalam pelaksanaan SDGS.
Untuk langkah teknis penyusunan rencana aksi TPB/SDGS, disarankan untuk membentuk tim dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tim ini bertugas menentukan kebijakan, target, program, indikator, dan output yang akan ditampilkan dan dibahas secara publik.
Kegiatan Kick Off Meeting ini menjadi tonggak awal yang penting dalam perjalanan Kabupaten Batu Bara menuju pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Semoga kerjasama yang erat antara berbagai pihak akan membawa perubahan yang positif bagi masyarakat Batu Bara dan generasi mendatang.
(N/014)
Pj Bupati Batu Bara Membuka Kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah TPB/SDGS Tahun 2024–2026