Kerugian Negara Rp2,1 Miliar, 3 Pejabat dan Rekanan Tersandung Dugaan Korupsi Proyek Torjam
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
BITVONLINE.COM -Di tengah sorotan terhadap era kepemimpinan Soeharto, prestasi swasembada pangan tetap menjadi salah satu pencapaian yang dikenang. Era Orde Baru tidak hanya meninggalkan jejak dalam sejarah Indonesia, tetapi juga memberikan inspirasi bagi negara lain, khususnya dalam kebijakan pertanian.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa India, salah satu negara terkemuka dalam ekspor beras, mengadopsi strategi pertanian yang mirip dengan cara yang ditempuh Indonesia pada masa Orde Baru. Namun, apa rahasia di balik kesuksesan India yang menggunakan strategi yang ‘tak asing’ ini?
Koperasi vs. Konglomerasi: Pilihan India dalam PertanianSalah satu aspek kunci dari keberhasilan India dalam mengelola pertanian adalah penggunaan koperasi sebagai landasan utama dalam sektor tersebut. Berbeda dengan konglomerasi yang dominan di sektor pertanian Indonesia, India memilih jalur koperasi untuk mengelola pertanian.
Menteri Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa India mengandalkan koperasi untuk mendukung kegiatan pertanian, termasuk dalam produksi pupuk. Hal ini berbeda dengan Indonesia yang cenderung mengandalkan konglomerasi dalam berbagai aspek pertanian. Pupuk, sebagai salah satu komponen penting dalam pertanian, diproduksi oleh koperasi-koperasi di India, didukung dengan penelitian dari pemerintah.
Revolusi Pangan Era Soeharto: Fondasi Swasembada PanganPrestasi India dalam sektor pertanian mengingatkan pada era Soeharto di Indonesia, di mana revolusi pangan menjadi fokus utama pembangunan. Soeharto, sejak awal masa pemerintahannya pada tahun 1966, memprioritaskan sektor agraria dan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mendukung revolusi pangan.
Investasi besar-besaran dilakukan dalam infrastruktur pertanian, termasuk pembangunan waduk, bendungan, dan sistem irigasi. Swasembada pangan menjadi salah satu target utama dalam rencana pembangunan nasional, dengan fokus pada peningkatan produksi beras.
Keberhasilan dan Tantangan Kebijakan Pangan SoehartoProgram ketahanan pangan era Soeharto tidak hanya berhasil meningkatkan produksi pangan di Indonesia, tetapi juga memobilisasi masyarakat, terutama petani, untuk bersama-sama mencapai target tersebut. Namun, meskipun berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 1984, masih ada tantangan yang belum teratasi sepenuhnya.
Harga beras yang terus melonjak, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu seperti El Nino, menunjukkan bahwa tantangan dalam mencapai kedaulatan pangan masih ada. Di tengah kondisi tersebut, pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan impor beras sebagai salah satu strategi untuk menstabilkan harga dan pasokan beras di dalam negeri.
Kesimpulan: Mengingat Kembali Pencapaian dan Tantangan Pertanian IndonesiaPrestasi swasembada pangan era Soeharto menjadi inspirasi bagi banyak negara, termasuk India, dalam mengelola sektor pertanian. Meskipun telah mencapai banyak pencapaian, tantangan dalam mencapai kedaulatan pangan tetap ada, dan memerlukan strategi yang komprehensif dan kolaboratif dari pemerintah dan masyarakat.
Dengan mengingat kembali prestasi dan tantangan dalam sektor pertanian, Indonesia dapat terus mengembangkan kebijakan dan program yang memperkuat ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan secara keseluruhan.
(N/014)
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kabupaten Simalungun mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 1
KESEHATAN
SIMALUNGUN Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa
NASIONAL
JAKARTA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menerima bantuan 1,2 juta PIN elearning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (
PENDIDIKAN
TAPANULI SELATAN Profesionalisme wartawan menjadi fokus utama dalam memperkuat jurnalisme berkualitas. Di tengah derasnya arus informasi
NASIONAL
LUBUK PAKAM Seorang terdakwa kasus narkotika berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Selasa (27/1), memicu peng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi di bidang pelayanan kesehatan publik dengan pencapaian Universa
KESEHATAN
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL