Usai OTT, Istri Bupati Pemalang Tiba di KPK dan Langsung Jalani Pemeriksaan
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN – Pelapor dugaan korupsi Dana Dacil SD/SLTP TA 2024/2025 di Kabupaten Nias Selatan, Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si., meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengambil alih (take over) penanganan kasus tersebut.
Hal ini disampaikan Liusman melalui percakapan WhatsApp dengan BItvonline.com, Sabtu (24/1/2026), karena merasa kecewa atas kinerja penyidik Kejaksaan Negeri Nias Selatan.
Liusman menilai, penanganan kasus yang telah berlangsung hampir satu tahun itu terkesan lambat dan tidak profesional.Baca Juga:
"Sudah 40 orang diperiksa, tetapi tidak ada bukti sah yang menguatkan kesalahan pelaku. Padahal kami sudah menyerahkan bukti autentik berupa chat WhatsApp, rekaman percakapan, foto, bukti transfer uang, hingga rekening koran," kata Liusman dengan nada kesal.
Ia juga menyoroti pernyataan Kasi Pidsus Kejari Nias Selatan, Lintong Samuel, S.H., yang menyinggung dugaan utang antara pelapor dan salah satu kepala sekolah.
Liusman menilai pernyataan itu dipublikasikan sebelum ada klarifikasi darinya, sehingga menimbulkan kesan penyidik berpihak.
Selain itu, Liusman mengungkap adanya oknum guru P3K yang mangkir dari pemanggilan dua kali tanpa adanya tindakan tegas dari pihak kejaksaan.
"Ini jelas menunjukkan adanya kelemahan dalam profesionalisme penyidik," ujarnya.
Merespons hal ini, Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Edmon Novvary Purba, S.H., M.H., menegaskan pihaknya tetap menindaklanjuti kasus tersebut.
"Kami tidak ada niat untuk SP3. Kami terus menggali alat bukti yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Purba.
Tokoh masyarakat Nias Selatan, Laia, menambahkan, "Sebagai masyarakat awam, kami heran jika sudah 40 orang diperiksa tapi status hukum kasusnya tetap tidak jelas. Semoga jaksa masih menjunjung tinggi sumpah profesi dan profesionalisme."
Kasus dugaan korupsi Dana Dacil di Nias Selatan menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan penyunatan dana di lingkup Dinas Pendidikan, sementara calon penerima manfaat menjadi korban tertundanya bantuan.*
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tunggakan pembayaran kepada pihak ketiga senilai Rp1,6 triliun akan diselesaikan setelah pro
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyetujui kenaikan tunjangan kinerja (tukin) bagi prajurit TNI dan pegawai Kementerian Pertahanan (Kem
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah anggapan yang mengaitkan kondisi SD Negeri Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, J
NASIONAL