Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh pihak memberikan perhatian serius terhadap siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kabupaten Karo, yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga Rabu, 16 September 2026, sejumlah siswa masih menjalani perawatan di RS Amanda Berastagi.
Penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih dalam proses penelusuran.
Baca Juga:
Bobby mengatakan penanganan terhadap para siswa tidak cukup hanya dilakukan dari sisi medis.
Kondisi psikologis mereka juga perlu mendapat perhatian setelah mengalami kejadian tersebut.
"Anak-anak ini harus kita ayomi, kita lindungi. Jangan dianggap lebay, jangan dianggap drama," kata Bobby saat memberikan keterangannya di Kantor Gubernur Sumut, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Bobby, setiap anak memiliki kondisi mental dan respons yang berbeda ketika menghadapi peristiwa yang berpotensi menimbulkan trauma.
Karena itu, para siswa yang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap makanan MBG perlu mendapatkan pendampingan secara menyeluruh.
"Enggak semua anak itu mentalnya sama. Sama seperti korban kecelakaan, responsnya berbeda-beda," ujarnya.
Bobby menilai pengalaman yang dialami para siswa tidak hanya berkaitan dengan keluhan kesehatan.
Peristiwa tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak psikologis sehingga pendampingan terhadap mereka perlu dilakukan.
Kasus gangguan kesehatan di SMK Negeri 1 Merdeka membuat puluhan siswa mendapatkan perawatan medis.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.