BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Indonesia-China Bersatu untuk Mengangkat Potensi Rumput Laut, Misi Luhut Pandjaitan Dalam Kemajuan Maritim

BITVonline.com - Senin, 22 April 2024 05:47 WIB
Indonesia-China Bersatu untuk Mengangkat Potensi Rumput Laut, Misi Luhut Pandjaitan Dalam Kemajuan Maritim
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Dalam langkah besar untuk meningkatkan potensi maritim Indonesia, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan kerja sama yang ambisius dengan China dalam pengembangan produksi rumput laut. Melalui platform Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan, Luhut mengungkapkan rincian kerja sama ini sebagai hasil dari pertemuan keempat High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) Indonesia-China.

Dalam era globalisasi ini, Indonesia memegang posisi strategis dengan 60 persen penduduknya yang tinggal di wilayah pesisir. Memanfaatkan potensi ini, Indonesia bersama China bertekad untuk mengalokasikan lahan seluas 2,5 juta hektare untuk budidaya rumput laut. Menurut Luhut, ini adalah langkah besar yang dapat menjadikan Indonesia sebagai produsen rumput laut terbesar di dunia.

“Seaweed ini akan kita coba secara bertahap mengalokasikan 2,5 juta hektare lahan seaweed untuk memproduksi tadi apa yang saya sebutkan,” ujar Luhut, menegaskan ambisi besar Indonesia dalam sektor ini.

Dalam pembicaraannya dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Luhut mengemukakan rencana pengelolaan lahan rumput laut ini secara bertahap, dimulai dari 100 ribu hektare. “Tadi malam dengan Pak Wang Yi, saya sambil makan sudah beritahu beliau kenapa kita tidak mulai dengan 100 ribu hektare dan beliau sudah minta untuk di-follow up dan kita akan follow up,” ungkapnya dengan keyakinan.

Pilot project budidaya rumput laut terintegrasi di Lombok Timur dengan skala besar seluas 100 hektare yang sedang dikembangkan oleh Kemenko Marves menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam mengembangkan sektor ini. Manfaat ekonomi yang diharapkan sangat besar, mulai dari investasi hingga penciptaan lapangan kerja yang signifikan.

Luhut juga menegaskan bahwa ini bukan hanya proyek percobaan, melainkan sebuah langkah konkret dalam menggerakkan ekonomi pesisir dan membawa dampak positif pada masyarakat luas. “Kami ingin teknologi ini berkembang karena akan menciptakan lapangan kerja untuk 1 juta dan mengurangi kemiskinan serta memberikan dampak pada masyarakat pesisir untuk lebih berkembang,” ucapnya dengan optimisme.

Dengan dukungan teknologi dan komitmen pemerintah, langkah besar ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia dan China bersatu dalam menjawab tantangan global dan memajukan sektor maritim untuk kesejahteraan bersama.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru