8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, mengumumkan keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan beras hingga gelaran pemilihan umum (pemilu) pada tanggal 14 Februari 2024. Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk menghormati proses pemilu yang akan berlangsung, menegaskan bahwa program bantuan pangan beras tidak memiliki kaitan dengan kontestasi dalam pemilihan presiden (pilpres), karena program tersebut telah ada sebelum tahun pemilu.
Arief menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan beras yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di beberapa daerah hanya merupakan bagian kecil dari total bantuan yang seharusnya disalurkan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Meskipun penyaluran bantuan dihentikan sementara, Arief memastikan bahwa program tersebut akan dilanjutkan setelah pemilu selesai, dan bahkan berpotensi dilaksanakan sepanjang tahun.
Bantuan pangan beras merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu 22 juta KPM yang tergolong dalam masyarakat bawah untuk mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kg setiap bulannya. Program ini telah dilaksanakan secara triwulan sejak tahun 2023. Untuk tahun ini, program tersebut direncanakan akan disalurkan dari Januari hingga Maret 2024, dengan kemungkinan akan diperpanjang hingga Juni 2024.
Program bantuan pangan beras menjadi salah satu strategi pemerintah dalam melakukan intervensi terhadap lonjakan harga beras yang terjadi. Diharapkan bahwa program ini dapat membantu masyarakat kelas bawah untuk mendapatkan pasokan pangan yang stabil dan terjangkau, sehingga tidak terdampak oleh kenaikan harga beras yang signifikan.
(A/08)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA