Torpedo FC Menang 3-1 atas Sinar Muda FC, Lolos ke Semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17!
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
Sergai – Baru satu minggu diperbaiki, jembatan titi besi yang merupakan akses utama penghubung Kabupaten Serdang bedagai dan Deliserdang rusak lagi.
Adapun bagian yang rusak pada jembatan titi besi itu yakni pada aspal jala.
Tampak besinya menyembul keluar, hingga membahayakan pengguna jalan.
Tampak semen bekas coran sudah terkelupas dan pecah.
Jembatan tersebut kembali dibuka pada Jumat malam (10/3/2023) setelah sekitar dua minggu ditutup lantaran dalam masa pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara.
Sardjono, seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Serbajadi, Sergai, mengaku kesal dengan kerusakan jembatan titi besi ini.
“Ini sudah berulang kali terjadi, kita patut pertanyakan pekerjaan yang dilakukan instansi Pemprov Sumut tersebut,” katanya, Selasa (21/3/2023).
Kali ini, tegas dia, tak bisa ditolerir kualitas pekerjaan yang dilakukan rekanan Dinas PUPR Sumut.
Sebab, belum lagi dua minggu pascadibuka, kondisi jembatan sudah kembali rusak.
Pak Gubernur Sumut, kami minta menegur itu kepala dinasnya, kacau betul pekerjaan yang dia lakukan di daerah kami ini. Tempo hari belum lagi tiga bulan diperbaiki, sudah rusak. Ini baru juga seminggu lebih mulai nampak keluar besi-besinya,” kata Sardjono.
Kepada Bambang Pardede, Kadis PUPR Sumut, Sardjono meminta agar yang bersangkutan mengawasi langsung pekerjaan kontraktor di lapangan.
“Pak Bambang jangan cuma terima laporan dari anggota atau KUPT-nya, cek itu pekerjaan mereka di lapangan. Awasi sampai selesai, speknya dan segala macam itu jangan sampai ada yang tak sesuai,” katanya.
Mengenai isu yang beredar bahwa ada oknum warga setempat yang dengan sengaja dan senang apabila infrastruktur dimaksud rusak, Sardjono berharap supaya Gubernur Edy Rahmayadi berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
“Percumalah kita punya gubernur mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB kalau persoalan begitu saja tak mampu diatasi. Saya pikir beliau juga perlu menelusurinya isu-isu semacam ini, karena aneh saja baru diperbaiki sudah rusak lagi. Dan ini sudah berulangkali terjadi,” tegas dia.
Kepada Bambang Pardede, Kadis PUPR Sumut, Sardjono meminta agar yang bersangkutan mengawasi langsung pekerjaan kontraktor di lapangan.
“Pak Bambang jangan cuma terima laporan dari anggota atau KUPT-nya, cek itu pekerjaan mereka di lapangan. Awasi sampai selesai, speknya dan segala macam itu jangan sampai ada yang tak sesuai,” katanya.
Mengenai isu yang beredar bahwa ada oknum warga setempat yang dengan sengaja dan senang apabila infrastruktur dimaksud rusak, Sardjono berharap supaya Gubernur Edy Rahmayadi berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
“Percumalah kita punya gubernur mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB kalau persoalan begitu saja tak mampu diatasi. Saya pikir beliau juga perlu menelusurinya isu-isu semacam ini, karena aneh saja baru diperbaiki sudah rusak lagi. Dan ini sudah berulangkali terjadi,” tegas dia.
Ditutupnya Jembatan Titi Besi dampak kerusakan, diketahui memang kerap dimanfaatkan masyarakat setempat untuk meminta uang dengan cara membantu setiap pengendara yang melintas.
Secara bergiliran dari pagi hingga malam, mereka mengarahkan setiap kendaraan agar tak terperosok ke lubang sembari menyodorkan kardus berharap imbalan dari pengendara.
Kondisi serupa akan dialami pengendara terutama para sopir truk maupun mobil pribadi jika jembatan ditutup penuh, ketika melalui jalur alternatif.
Yakni dari Pulau Gambar, Deli Serdang menuju Desa Tambak Cekur, Kec. Serbajadi. Di mana pada beberapa persimpangan yang mereka lalui, sekelompok masyarakat melakukan hal serupa seperti di wilayah Jembatan Titi Besi.
Untuk itu kita minta segeralah diperbaiki lagi dengan kualitas yang lebih bagus supaya Jembatan Titi Besi nyaman untuk dilalui. Apalagi Lebaran sudah mau dekat, kita harap jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Jembatan Titi Besi ini sangat vital untuk perekonomian masyarakat sekitar seperti kami,” pungkasnya.
( Lbs/ bqyangkara.co )
PADANGSIDIMPUAN Tim sepakbola Torpedo FC dari Tapanuli Selatan berhasil melangkah ke babak semifinal Turnamen Peduli Sepakbola U17 setel
OLAHRAGA
JAKARTA Bareskrim Polri tengah mendalami kasus jaringan jual beli emas hasil tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Danke Rajag
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan pesan penting kepada 464 wisudawan Universitas Kris
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memimpin kegiatan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah Penerimaan
NASIONAL
SEMARANG Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah perusahaan di Kabupaten Semarang pa
NASIONAL
JAKARTA Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan bahwa terdapat 16 orang ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Analis Kebijakan Publik, Said Didu, berpendapat bahwa perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah (Timteng) lebih banyak membaw
NASIONAL
JAKARTA Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFI
SOSOK
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (B
EKONOMI