Batu Bara : Aksi Damai Mahasiswa STIT dikomandoi ketua BEM STIT Khairun Nizam menggelar aksi penggalangan donasi receh untuk membayar hutang PDAM Tirta Tanjung kepada pihak PT PLN atas pemutusan arus listrik yang menyebabkan terjadinya krisis air bersih di beberapa Kecamatan di Kabupaten Batubara khususnya Kecamatan Talawi dan Kecamatan Tanjung Tiram, Selasa (27/9/2022).
Menurut ketua BEM STIT Batu Bara Khairun Nizam meminta agar kepala PDAM Tirta Tanjung Afizullah ST untuk mengundurkan diri dan jangan sampai memaksa kan diri jika sudah tidak mampu dalam memberikan pelayanan air bersih yang menyangkut hajat hidup orang banyak di Batu Bara.
” Masih banyak putra daerah yang mampu untuk mengisi jabatan Dirut PDAM Tirta Tanjung agar dapat melayani masyarakat terhadap kebutuhan air bersih” Ujarnya
Selanjutnya, Aksi Damai penggalangan donasi receh di tengah masyarakat dilanjutkan dengan aksi konvoi sembari menjalankan penggalangan dana dari simpang empat menuju Kantor PDAM Tirta Tanjung dan sekaligus memberikan hasil donasi receh yang dikumpulkan untuk diserahkan kepada PDAM Tirta Tanjung agar dapat membayar hutangnya ke pihak PLN. Dan hal itu agar tidak lagi ada pemutusan arus listrik yang menyebabkan terjadinya krisis air bersih di Batu Bara.
Kemudian Mahasiswa STIT melaksankaan bantuan pemberian air bersih kepada masyarakat yang terdampak krisis air bersih yang di datangkan dari PT Lonsum untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Kec. Talawi dan Kec. Tg Tiram.
Dalam aksi donasi receh penggalangan dana untuk membayar hutang PDAM ke pihak PLN, Ketua BEM STIT beserta kawan-kawan menyerahkan hasil donasi penggalangan dana kepada pihak PDAM yang diterima oleh salah seorang pegawai PDAM dikantornya, dan kemudian selang tidak berapa lama air bersih dari PDAM pun sudah mulai jalan.(R03)
Di Nilai Pemkab Batu Bara Gagal mengelola Bumd (PDAM) Mahasiswa STIT Batu Bara Gelar Aksi Penggalangan Dana Receh Demi Bayar Hutang PDAM kepada PLN