AHY Tegaskan Aktivitas Demokrat Bukan Manuver Politik, Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa intensitas kegiatan partainya yang belakangan menin
POLITIK
NTB –Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menemui IWAS, pria difabel yang menjadi tersangka dalam kasus pelecehan seksual di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Gus Ipul memastikan bahwa proses hukum terhadap IWAS dilakukan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian. Dia juga menegaskan bahwa para korban akan mendapatkan pendampingan yang memadai.
“Tadi saya tanya tentang proses (hukum) yang dilalui, saya hanya ketemu sepintas saja (dengan IWAS), saya ada dialog dengan pengacaranya,” ujar Gus Ipul di Polda NTB.
Menurut Gus Ipul, pengacara IWAS menyatakan bahwa layanan hukum yang diberikan oleh Polda NTB sudah sangat baik, baik dalam hal teknis, medis, maupun pelayanan psikis kepada tersangka.
“Intinya pengacaranya menjelaskan kalau pelayanannya dilayani dengan sangat baik (oleh Polda NTB). Haknya dipenuhi, dari teknis, medis, maupun pelayanan psikis,” tambahnya.
Gus Ipul juga memberikan apresiasi terhadap Kapolda NTB dan seluruh jajaran yang telah menangani kasus ini dengan cermat. Ia berharap proses hukum terhadap IWAS berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku, mengingat kasus ini sudah menyita perhatian publik.
“Jadi sekali lagi saya apresiasi kepada kapolda bahwa proses ini bisa berjalan sebagaimana mestinya. Penegakan hukumnya jalan, layanan disabilitas juga terpenuhi,” ujar Gus Ipul.
Selain itu, Gus Ipul juga menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada belasan perempuan yang menjadi korban IWAS, baik dalam aspek medis maupun sosial.
“Untuk korban kami akan dampingi dan akan kami berikan pendampingan baik dari sisi medis maupun dari sisi sosial,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Sentra Paramita Mataram.
Dalam pernyataannya, Gus Ipul menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas nasib belasan korban, yang termasuk tiga di antaranya masih berstatus anak-anak. Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap masalah disabilitas yang dihadapi oleh IWAS dan dampaknya terhadap korban.
“Kita prihatin sekali, dan memang masalah disabilitas ini jadi masalah kita semua. Mereka (korban) perlu dukungan dan bantuan,” kata Gus Ipul.
Kasus ini telah mencuat ke publik setelah IWAS, yang diketahui seorang pria difabel, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sedikitnya 15 perempuan. Proses hukum dan pendampingan untuk korban kini tengah berjalan, dengan harapan dapat memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.
(N/014)
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa intensitas kegiatan partainya yang belakangan menin
POLITIK
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar WalkIn Interview sebagai langkah percepatan pertemuan langsung antara pencari
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan intensif dengan presiden dan wakil presiden terdahulu, ketua umum partai politik,
NASIONAL
BANDUNG Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas
NASIONAL
JAKARTA Wardatina Mawa mengungkap kekecewaan dan trauma yang kembali muncul saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas laporan akses
ENTERTAINMENT
GIANYAR Kapolres Gianyar, Candra C. Kesuma, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Harmoni Ramadhan yang digelar di Taman
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan menggelar malam Nuzulul Qur&039an pada Jum&039at, 6 Maret 2026, bertempat di Masjid Raya Baiturrahma
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama K
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam membangun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H akan dilaksanakan di Istana Negara.
AGAMA