MEDAN– Bulan Muharram 1447 H menjadi momen penuh keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Di antara amalan yang sangat dianjurkan selama bulan yang dimuliakan ini adalah pelaksanaan puasa sunah Tasua dan Asyura, yang jatuh pada Sabtu, 5 Juli 2025 (9 Muharram) dan Minggu, 6 Juli 2025 (10 Muharram).
Puasa ini tidak hanya memiliki nilai ibadah yang tinggi, tetapi juga menyimpan sejarah panjang serta pesan spiritual yang mendalam.
Berdasarkan berbagai riwayat, puasa Asyura dilaksanakan untuk mengenang peristiwa diselamatkannya Nabi Musa As dan Bani Israel dari kejaran Fir'aun, peristiwa yang juga dikenang dalam tradisi Yom Kippur oleh umat Yahudi.
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW mengetahui tradisi puasa tersebut saat tiba di Madinah, kemudian bersabda:
"Aku lebih berhak terhadap Musa daripada mereka" dan beliau pun berpuasa pada hari Asyura serta memerintahkan umat Islam untuk berpuasa.
Sebagai bentuk pembeda dari kebiasaan kaum Yahudi, Rasulullah SAW kemudian menganjurkan pula untuk berpuasa pada hari sebelumnya, yaitu 9 Muharram, yang dikenal sebagai puasa Tasua.
Hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim memperkuat anjuran ini sebagai bentuk keteladanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
Puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan tinggi. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram." (HR Muslim).
Lebih khusus, puasa Asyura diyakini sebagai penghapus dosa-dosa kecil setahun sebelumnya, sebagaimana disebut dalam riwayat Abu Qatadah.
Selain itu, Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu'in menyebut bahwa puasa di bulan Muharram, terutama pada hari Tasua dan Asyura, menempati posisi utama setelah Ramadhan dibanding puasa sunah lainnya.
Niat dan Tata Cara
Seperti puasa sunah lainnya, pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura tidak berbeda secara teknis.
Umat Islam disunahkan berniat sejak malam hari.
Namun, bagi yang baru berniat di pagi hari dan belum melakukan aktivitas yang membatalkan puasa, puasa tersebut tetap sah menurut madzhab Syafi'i.
Berdasarkan Kalender Hijriah 1447 H yang dirilis Kementerian Agama RI, jadwal pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura tahun ini adalah sebagai berikut:
Puasa Tasua (9 Muharram 1447 H): Sabtu, 5 Juli 2025
Puasa Asyura (10 Muharram 1447 H): Minggu, 6 Juli 2025
Di samping puasa Tasua dan Asyura, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah lain selama bulan Muharram, seperti sedekah, memperbanyak zikir, serta membaca Al-Qur'an.
Bulan Muharram menjadi waktu yang sangat tepat bagi umat Muslim untuk merenungi perjalanan spiritual, memperkuat keimanan, dan meningkatkan amal ibadah.
Melalui puasa Tasua dan Asyura, setiap pribadi Muslim diharapkan bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbarui tekad untuk menjalani hidup yang lebih bertakwa.*
(lp/a008)
Editor
:
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya