BREAKING NEWS
Rabu, 28 Januari 2026

Tobat Lalu Maksiat Lagi, Apakah Masih Diampuni? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya

Adelia Syafitri - Senin, 14 Juli 2025 08:44 WIB
Tobat Lalu Maksiat Lagi, Apakah Masih Diampuni? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Ilustrasi. (foto: freepik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Banyak umat Islam kerap bertanya, "Apakah Allah masih menerima tobat seseorang yang sudah tobat namun kembali berbuat maksiat?"

Pertanyaan ini relevan bagi siapa pun yang ingin kembali kepada jalan Allah, tetapi sering terjatuh kembali ke dalam dosa.

Jawabannya, ya, Allah SWT tetap membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya selama ia bertobat dengan sungguh-sungguh, meski tobat itu dilakukan berkali-kali karena manusia kembali tergelincir ke dalam dosa.

Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya. Mereka berkata, 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. At-Tahrim: 8)

Ayat ini menjadi penegas bahwa tobat yang tulus dan terus-menerus dilakukan akan membuka jalan pengampunan Allah, selama tidak dilakukan dalam keadaan putus asa atau mengejek syariat-Nya.

Ulama besar Imam Al-Ghazali memberikan nasihat penting bagi umat Islam yang terus berjuang melawan hawa nafsu:

"Apabila kamu bertobat, lalu berbuat dosa lagi, segeralah bertobat. Katakan kepada dirimu, 'Mudah-mudahan aku akan mati sebelum mengulangi perbuatan dosa lagi'," tutur Al-Ghazali dalam salah satu petuahnya.

Menurut Al-Ghazali, tobat yang diulang berkali-kali adalah bentuk perjuangan jiwa menuju kesempurnaan iman.

Selama seseorang tidak meremehkan tobat dan berniat memperbaiki diri, Allah tetap memberikan rahmat dan ampunan-Nya.

Dalam kitab Al-Taubat Ila Allah, ulama kontemporer Dr. Yusuf Qardhawi juga menegaskan bahwa tobat yang benar-benar ikhlas dapat menghancurkan dosa-dosa masa lalu, bahkan yang sebesar gunung sekalipun.

"Islam menghapus dosa-dosa yang dilakukan pada masa kekufuran. Begitu pula, tobat akan menghapus dosa-dosa sebelumnya," tulisnya.

Tanda-tanda tobat yang diterima menurut para ulama antara lain:

- Meninggalkan dosa secara total

- Menyesali perbuatan tersebut

- Bertekad tidak mengulangi lagi

- Memperbanyak amal kebaikan sebagai bentuk penebusan

Meski seseorang terjatuh lagi, Allah tidak menutup pintu ampunan.

Yang dilarang adalah berputus asa dari rahmat-Nya, sebagaimana disebut dalam QS. Az-Zumar ayat 53:

"Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa."

Islam adalah agama rahmat dan pengampunan.

Selama nyawa belum sampai ke tenggorokan, dan matahari belum terbit dari barat, pintu tobat selalu terbuka.

Jangan lelah untuk bertobat. Karena siapa tahu, tobat yang keseribu itulah yang diterima Allah SWT.*

(d/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru