AS-Israel Serang Iran, DPR Khawatir Konflik Bisa Meledak Jadi Perang Regional
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sebagai aksi yang sangat serius dan be
POLITIK
JAKARTA -Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia resmi membentuk Direktorat Jenderal baru yang diberi nama Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan. Pembentukan direktorat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi hubungan ekonomi luar negeri Indonesia, dengan fokus pada peningkatan kemitraan ekonomi internasional.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, pada Senin, 2 Desember 2024. Dalam penjelasannya, Sugiono menyebutkan bahwa pembentukan direktorat ini merupakan langkah penting untuk mengatasi evaluasi terhadap mekanisme dan proses hubungan ekonomi luar negeri yang melibatkan Kemlu.
“Kemlu juga melakukan penguatan kelembagaan, dalam hal ini kami membentuk suatu direktorat jenderal baru, yaitu Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan, yang nantinya akan meng-address hubungan ekonomi dengan negara-negara tetangga,” jelas Sugiono.
Sugiono menambahkan bahwa tujuan utama dari pembentukan direktorat ini adalah untuk meningkatkan efisiensi koordinasi dan memastikan bahwa seluruh proses hubungan ekonomi luar negeri Indonesia dapat dijalankan dengan lebih sinkron dan efektif. Menurutnya, Kemlu perlu lebih memahami permasalahan ekonomi luar negeri sejak awal agar dapat memberikan bantuan yang diperlukan secara lebih tepat waktu.
“Kami nilai bahwa Kementerian Luar Negeri sebaiknya memahami semua proses ini dari awal, sehingga kami bisa memberikan fasilitas yang diperlukan dan memastikan bahwa bantuan-bantuan yang perlu diberikan oleh Kemlu sudah siap sejak awal,” kata Menlu RI.
Menlu Sugiono juga menegaskan bahwa dalam menjalankan diplomasi ekonomi, Kemlu berfokus pada nilai-nilai Pancasila, dengan mengutamakan kemitraan yang adil dalam tatanan ekonomi global. Menurutnya, diplomasi ekonomi Pancasila akan mendorong terciptanya perdagangan yang bebas dan adil, serta mendorong hubungan yang lebih erat dengan negara-negara lain.
Selain itu, Kemlu juga akan memprioritaskan perluasan kemitraan ekonomi Indonesia di kawasan non-tradisional, dengan tujuan membuka pasar-pasar baru untuk komoditas-komoditas Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memberikan peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Dengan adanya Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi dan Kerja Sama Pembangunan, diharapkan Indonesia dapat lebih proaktif dalam memperkuat hubungan ekonomi internasional dan mendorong terciptanya kemitraan yang saling menguntungkan bagi seluruh pihak.
(N/014)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sebagai aksi yang sangat serius dan be
POLITIK
JAKARTA Gelombang pertama serangan balasan Iran menghantam Israel dan sejumlah negara Arab pada Sabtu (28/2/2026), beberapa jam setelah
INTERNASIONAL
BINJAI Personil Polres Binjai bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan sosial berbagi takjil bagi masyarakat yang melintas di depan Map
NASIONAL
TEL AVIV Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Iran melancarkan serangan balasan ke Israel menggunakan rudal dan drone, menyusul
INTERNASIONAL
DENPASAR Kota Denpasar, ibu kota Provinsi Bali, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke238 pada Jumat (27/2/2026) dengan penuh semangat keb
NASIONAL
JAKARTA Ramadhan membawa kejutan untuk pengguna dompet digital DANA. Pada Sabtu, 28 Februari 2026, pengguna berkesempatan mendapatkan sa
EKONOMI
BINJAI Dalam momentum 9 Ramadhan 1447 H, PKN (Partai Kebangkitan Nasional) Binjai Utara menggelar acara buka puasa bersama sekaligus san
NASIONAL
JAKARTA Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teh
INTERNASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mengajukan banding atas vonis kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pert
HUKUM DAN KRIMINAL
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak ada pihak yang boleh menantang kekuatan militer AS menyusul operasi
INTERNASIONAL