JAKARTA– Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah meluncurkan program pemberian makan bergizi secara gratis kepada 40.000 penyandang disabilitas di Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses pangan yang bergizi bagi kelompok yang rentan ini, sebagai wujud perhatian terhadap kebutuhan dasar mereka.
Dalam pernyataannya pada Hari Disabilitas Internasional di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2024), Gus Ipul menjelaskan bahwa setiap hari, penyandang disabilitas yang terdaftar dalam program ini akan menerima makan bergizi dua kali sehari, yaitu pada waktu pagi dan siang, sepanjang tahun. Program ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan fisik dan kesehatan penyandang disabilitas di Indonesia, serta membantu mereka menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif.
“Ada 40.000 teman-teman penyandang disabilitas yang setiap hari akan kita beri dukungan makan bergizi, dua kali sehari, pagi dan siang, selama satu tahun penuh,” kata Gus Ipul. Ia menambahkan, bahwa program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan kesejahteraan sosial, terutama untuk kelompok disabilitas yang selama ini sering terabaikan.
Gus Ipul menjelaskan bahwa selain dari Kementerian Sosial, pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai stakeholder, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan organisasi yang peduli terhadap penyandang disabilitas, untuk memastikan keberhasilan dan efektivitas program tersebut. Kolaborasi dengan berbagai pihak ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan dampak positif bagi penerima manfaat.
“Ini adalah upaya kami untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, yang mudah-mudahan ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, tokoh-tokoh, dan juga LSM yang peduli terhadap para penyandang disabilitas,” tambah Gus Ipul. Menurutnya, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, LSM, dan masyarakat, program ini akan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.
Selain program makan bergizi, Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah berupaya untuk mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam dunia kerja. Presiden Prabowo Subianto, lanjut Gus Ipul, telah memberikan arahan untuk memastikan bahwa instansi pemerintah, BUMN, dan sektor swasta memiliki kewajiban untuk mempekerjakan penyandang disabilitas. Menurut Gus Ipul, pemerintah dan sektor swasta harus memenuhi kuota yang ditetapkan, yakni 2% untuk instansi pemerintah dan BUMN, serta 1% untuk sektor swasta.
“Jadi sesuai arahan Presiden, kita akan berkoordinasi dengan semua instansi terkait, berkirim surat, dan memastikan kewajiban untuk mempekerjakan penyandang disabilitas dapat dipenuhi,” jelasnya.
Gus Ipul berharap program-program ini dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan penyandang disabilitas di Indonesia, dengan memberikan dukungan dalam bentuk pangan yang bergizi dan kesempatan kerja yang setara. Ia mengajak seluruh masyarakat dan pihak terkait untuk mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kesempatan yang lebih baik bagi penyandang disabilitas.
(JOHANSIRAIT)
Program Makanan Bergizi Gratis untuk 40.000 Penyandang Disabilitas, Gus Ipul Ungkap Langkah Pemerintah