Bobby Nasution Dorong Peran Pemprov Perkuat Tindak Lanjut Rekomendasi Rakernas APEKSI 2026
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menilai pemerintah provinsi memiliki peran penting dalam menindaklanjuti berb
PEMERINTAHAN
JAKARTA– Effendi Simbolon, yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI, resmi dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) setelah dianggap melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Pemecatan ini diumumkan melalui surat keputusan yang diterbitkan oleh PDIP pada 28 November 2024 dan ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Effendi Simbolon lahir di Banjarmasin pada 1 Desember 1964 dan mengenyam pendidikan di Universitas Jayabaya, Jakarta, pada tahun 1987. Sebelum terjun ke dunia politik, Effendi membangun karier di dunia korporasi sejak 1992. Pada tahun 2004, ia bergabung dengan PDIP dan mulai berkiprah di dunia politik. Effendi pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dalam tiga periode, yakni 2004-2009, 2014-2019, dan 2019-2024. Selain itu, ia juga sempat dicalonkan oleh PDIP untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara pada 2013.
Pemecatan Effendi Simbolon tidak terlepas dari sejumlah isu yang beredar terkait sikap politiknya. Pada 2023, Effendi sempat mengungkapkan dukungannya terhadap pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Ridwan Kamil dalam Pilpres 2024. Hal ini membuatnya dikaitkan dengan upaya untuk berpindah partai. Terkait isu tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dengan tegas menanggapi bahwa Effendi tidak sedang bermanuver untuk pindah partai, meskipun ada desas-desus tentang hal itu.
Namun, situasi semakin memanas menjelang akhir November 2024 ketika Effendi kembali terlibat dalam kontestasi Pilkada Jakarta, mendukung pasangan calon Ridwan Kamil-Suswono (RK-Suswono). Keputusan ini bertentangan dengan sikap partainya yang mengusung Pramono Anung dan Rano Karno. DPP PDIP memutuskan untuk mengeluarkan surat pemecatan Effendi dengan alasan pelanggaran terhadap kode etik partai dan disiplin organisasi.
Dalam surat keputusan yang diterbitkan oleh PDIP, Effendi diberhentikan secara resmi dari keanggotaan partai. Surat tersebut juga mengatur larangan bagi Effendi untuk melaksanakan kegiatan atau menduduki jabatan apa pun yang berhubungan dengan PDIP. Surat keputusan ini menyatakan bahwa keputusan pemecatan berlaku sejak ditetapkan dan dapat ditinjau kembali jika terdapat kekeliruan di masa mendatang.
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa pemecatan Effendi Simbolon merupakan langkah tegas partai dalam menjaga disiplin dan integritas kader-kadernya. “Benar, beliau melanggar kode etik dan disiplin partai serta AD/ART,” ujar Djarot saat dikonfirmasi. Pemecatan ini dipandang sebagai upaya untuk menegakkan ketertiban internal partai dan menjaga kesolidan PDIP dalam menghadapi dinamika politik yang berkembang.
Kendati dipecat, Effendi Simbolon tetap mendapat dukungan dari sebagian pihak, terutama di kalangan komunitas Batak yang merasa tersentuh dengan sikap politik Effendi yang mendukung RK-Suswono. Sejumlah pendukung Effendi juga menyayangkan langkah PDIP ini, menganggapnya sebagai keputusan yang kontroversial, mengingat kontribusinya yang cukup besar dalam politik Indonesia. Effendi sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait pemecatannya.
Ke depan, PDIP diharapkan dapat lebih bijak dalam mengelola dinamika internal partai, mengingat semakin banyaknya kontroversi yang melibatkan kader-kader partai besar ini. Pemecatan Effendi Simbolon mengingatkan pada pentingnya komitmen terhadap ideologi dan aturan yang telah ditetapkan dalam organisasi. Pemilih dan kader PDIP tentunya berharap bahwa partai akan tetap konsisten dengan visi dan misinya, tanpa terpengaruh oleh kepentingan sesaat.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menilai pemerintah provinsi memiliki peran penting dalam menindaklanjuti berb
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungbalai, Mashandayani Mahyaruddin, menghadir
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa pembangunan kota yang tangguh membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Polres Tanjungbalai menggelar upacara dan syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026 di Lapangan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tanjung
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai membatalkan nota kesepahaman (MoU) dengan Kesultanan Negeri Asahan terkait Pelestarian
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Vihara Ki Ong Keng dan Hari Ulang T
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Sekretaris Daerah (
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tanjungbalai, Ny. Mashandayani Mahyaruddin, menghadiri kegiatan Ladies Program yang menjadi bagi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Komitmen Pemerintah Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali di
PENDIDIKAN