JAWA BARAT -Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara, mengungkapkan rencananya untuk menata permukiman di Kota Bandung, Jawa Barat, dengan memberi perhatian khusus kepada masyarakat yang masih tinggal di tempat hunian tidak layak.
Ara menjelaskan bahwa pemerintah akan fokus pada pemindahan warga yang saat ini tinggal di bawah jembatan atau di bawah tol ke hunian yang lebih layak. Rencana tersebut diharapkan dapat dimulai sekitar 20 Desember 2024. Ara menambahkan bahwa program serupa juga akan diterapkan di Jakarta dan beberapa kota lainnya, dengan proses pemindahan dilakukan secara bertahap.
“Kalau tidak salah sekitar tanggal 20-an, ya, ya 20 Desember kita juga akan menata di Bandung supaya teman-teman kita, saudara-saudara kita yang ada di bawah jembatan, di bawah tol, kita berikan tempat hunian yang layak,” ujar Ara saat penyerahan kunci Rusunawa Pasar Rumput di Jakarta Selatan pada Kamis (28/11/2024).
Ara juga menyatakan bahwa dalam penataan permukiman ini, Kementerian Sosial (Kemensos) turut berperan dengan memberikan pelatihan keterampilan kepada warga yang dipindahkan. Tujuannya, agar mereka tidak hanya mendapatkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan. Ara menyebutkan beberapa pelatihan seperti potong rambut, memasak, dan refleksi sebagai contoh keterampilan yang dapat diberikan.
“Mari kita menata Jakarta, menata Indonesia dengan manusiawi. Kita pindahkan yang ada di bawah tol, di bawah jembatan secara bertahap,” jelas Ara.
Lebih lanjut, Ara menilai bahwa dengan pemberian keterampilan kepada warga miskin, jumlah rakyat miskin dapat berkurang, yang pada gilirannya dapat mengurangi jumlah bantuan sosial (bansos) yang diberikan. Ara berharap dengan berkurangnya angka kemiskinan, semakin sedikit warga yang memerlukan bantuan sosial.
“Dengan cara mengurangi kemiskinan. Jadi kita buat program-program yang membuat mereka ada pekerjaan. Tentu kita akan bangga kalau seluruh Indonesia jumlah Bansosnya bukan bertambah, tapi berkurang. Artinya makin sedikit rakyat Indonesia yang miskin,” tambah Ara.
(N/014)
Menteri Maruarar Sirait Akan Tata Permukiman di Bandung, Fokus Pindahkan Warga dari Hunian Tidak Layak