LANGKAT – Suparman (44), warga Desa Teluk Meku, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang sebelumnya hidup sebatang kara dan menempati rumah yang sangat tidak layak, kini bisa bernafas lega. Berkat perjuangan dan kepedulian Sahabat Penus Berbagi yang berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah (BAZNAS) Langkat, tokoh masyarakat Desa Teluk Meku, serta masyarakat Dusun Medan Dua, impian Suparman untuk memiliki rumah yang layak akhirnya terwujud.
Ketua Penus Berbagi, Wawan Penus, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa empati kepada sesama. Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program bedah rumah ini adalah hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat setempat dan masyarakat yang dengan sukarela bergotong royong membantu dalam proses pembangunan rumah.
"Kami sangat bersyukur bisa membantu Pak Suparman mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama. Kolaborasi dengan BAZNAS Langkat serta dukungan dari masyarakat setempat membuat program ini bisa terlaksana dengan baik," ujar Wawan.
Pekerjaan bedah rumah ini dimulai pada Kamis, 13 Februari 2025, dengan semangat gotong royong dari warga. Setelah enam hari bekerja tanpa lelah, akhirnya pada Rabu, 19 Februari 2025, pembangunan rumah selesai 100 persen. Kini, Suparman sudah menempati rumah barunya yang lebih layak dan nyaman.
Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap sesama dan bergotong royong untuk membantu mereka yang membutuhkan. Keberhasilan bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan seseorang.
"Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berbagi dan membantu sesama," pungkas Wawan Penus.