Kerugian Negara Rp2,1 Miliar, 3 Pejabat dan Rekanan Tersandung Dugaan Korupsi Proyek Torjam
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Pengendalian lonjakan harga beras premium yang kini sudah sangat meresahkan masyarakat Sumut, ternyata merupakan tanggungjawab Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Hortikultura Provinsi Sumut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumut Charles Situmorang.
"Itu kewenangan Dinas Ketapang," tegas Charles Situmorang kepada bitvonline.com ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/7/2025), untuk mengkonfirmasi terkait lonjakan harga beras premium yang saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat.
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut sendiri, jelas Charles, hanya memonitoring beredarnya dugaan beras oplosan di pasaran. "Saat ini kami sedang melakukan monitoring di pasaran," jelas Charles Situmorang yang didampingi staf, Hardi Mangihut Situmeang.
Gubernur Turun Langsung
Gubernur Sumut Bobby Nasution sendiri menyatakan akan turun langsung ke pasar-pasar dan ritel guna memastikan kondisi riil di lapangan serta mendorong percepatan distribusi beras dari Perum Bulog.
"Terkait harga beras akan kita lihat ke pasar. Nanti kita dorong agar Bulog bisa mendistribusikan beras secepatnya," ujar Bobby usai rapat di Gedung DPRD Sumut, Rabu (23/7/2025). Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran masyarakat atas terus merangkaknya harga beras di sejumlah wilayah Sumut.
Kondisi Harga Beras di Pasar
Dari pengamatan bitvonline.com, sampai Kamis (23/07/2025) kemarin, harga beras masih sangat tinggi dan semakin meresahkan masyarakat. Bahkan, harganya jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Pemerintah sendiri, sudah menetapkan HET beras. Untuk jenis beras medium misalnya, harga HET-nya ditetapkan di angka Rp 13.100 per kilogram. Akan tetapi di pasaran, harganya jauh di atas HET.
Beras merek Swan 30 Kg misalnya, saat ini dijual dengan harga Rp 470.000. Ini artinya Rp 15.666 per kg. Bahkan, banyak pedagang menjualnya dengan harga Rp 17.000 per kg. Harga beras merek Mahkota juga naik signifikan dari semula Rp 395.000 per 30 Kg kini menjadi Rp 430.000/30 Kg.
Merek Cap Gentong ukuran 5 Kg, pekan lalu masih di harga Rp 80.000. Tapi saat ini sudah mencapai Rp 84.000 ukuran 5 Kg. Beras Cap Ayam pekan lalu masih di harga Rp 76.000/5 Kg, kini sudah mencapai Rp 82.000. Itu artinya, Rp 16.500 per Kg. "Hanya dalam hitungan waktu satu minggu, naik begitu sangat tinggi," tutur Linda, seorang ibu rumah tangga.
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kabupaten Simalungun mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 1
KESEHATAN
SIMALUNGUN Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa
NASIONAL
JAKARTA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menerima bantuan 1,2 juta PIN elearning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (
PENDIDIKAN
TAPANULI SELATAN Profesionalisme wartawan menjadi fokus utama dalam memperkuat jurnalisme berkualitas. Di tengah derasnya arus informasi
NASIONAL
LUBUK PAKAM Seorang terdakwa kasus narkotika berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Selasa (27/1), memicu peng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi di bidang pelayanan kesehatan publik dengan pencapaian Universa
KESEHATAN
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL