8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil mengungkap praktik pengoplosan beras yang dijual menggunakan merek Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik Perum Bulog serta merek beras premium.
Lokasi pengoplosan berada di Jalan Sail, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau.
Dari penggerebekan tersebut, aparat menyita sembilan ton beras oplosan yang telah dikemas ulang seolah-olah berasal dari Bulog atau beras premium.
Menanggapi hal ini, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa beras yang dioplos bukan berasal dari gudang Bulog.
Menurutnya, pelaku hanya membeli karung bekas SPHP, lalu mengisinya dengan beras murah, dan menjualnya kembali dengan harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan.
"Yang digunakan bukan beras asli Bulog, tapi karung bekas SPHP yang diisi ulang dengan beras kualitas biasa," ujar Rizal kepada wartawan di Jakarta Selatan, Minggu (27/7/2025).
Sebagai langkah pencegahan ke depan, Bulog akan menerapkan sistem identifikasi khusus berupa hologram atau ID label yang ditempel di karung beras SPHP.
Tujuannya adalah memastikan keaslian produk Bulog dan mencegah pemalsuan yang merugikan masyarakat.
"Nanti dari Direktur Pengadaan akan menambahkan hologram kah, atau ID-ID khusus. Sehingga para pembeli yakin bahwa ini beras asli Bulog," tambah Rizal.
Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya penjualan karung SPHP secara bebas, termasuk melalui platform e-commerce.
"Contoh tadi saya lihat di Tokopedia saja ada yang jual karung SPHP itu. Bahaya itu," tegasnya.
Bulog mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli beras bermerek SPHP.
Masyarakat diminta memastikan keaslian produk, serta melaporkan jika menemukan dugaan penipuan atau produk palsu yang menggunakan nama Bulog.
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk lebih ketat mengawasi distribusi pangan, terutama beras yang menjadi kebutuhan pokok rakyat.*
(tt/a008)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA