8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
TAPTENG - Antusiasme masyarakat Tapanuli Tengah terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polres Tapteng terus meningkat.
Memasuki hari keempat, Minggu (17/8/2025), lokasi Alun-alun Kota Pandan kembali dipadati warga yang ingin mendapatkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan harga terjangkau.
Sebanyak 3 ton beras yang disediakan dalam kegiatan ini habis terjual dalam waktu singkat, mencerminkan kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap bahan pokok dengan harga subsidi.
Kolaborasi Polres Tapteng dan Bulog: Bantu Rakyat, Tekan Inflasi
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polres Tapanuli Tengah dan Perum Bulog Cabang Sibolga. Dalam kegiatan tersebut, beras SPHP dijual hanya seharga Rp60.000 per 5 kilogram, jauh di bawah harga pasar.
"Sudah empat hari kami mengadakan GPM dan respon masyarakat sangat luar biasa. Setiap hari beras yang kami sediakan selalu habis terjual," ungkap AKP Sargatua Siregar, Kasat Binmas Polres Tapteng, di sela kegiatan.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret untuk menstabilkan harga dan pasokan bahan pokok, sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.
Solusi Nyata Hadapi Kelangkaan Beras
Gerakan ini juga menjadi solusi langsung bagi warga yang kesulitan menemukan beras di pasar modern atau swalayan, mengingat pasokan yang belakangan sempat menurun.
"Seluruh beras yang kita sediakan hari ini ludes dalam waktu singkat, ini membuktikan betapa bermanfaatnya kegiatan yang kita gelar ini bagi warga," tambah AKP Sargatua.
Masyarakat Apresiasi dan Harap GPM Berlanjut
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan adanya GPM, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang fluktuatif. Mereka berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan diperluas ke wilayah kecamatan lainnya.*
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA