BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Harga Emas Dunia Menguat Imbas Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Pertemuan Trump-Zelensky

- Senin, 18 Agustus 2025 15:05 WIB
Harga Emas Dunia Menguat Imbas Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS, Pasar Tunggu Pertemuan Trump-Zelensky
ilustrasi emas (foto: pixabay)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Harga emas dunia kembali menguat setelah sempat merosot ke level terendah dalam dua pekan terakhir. Penguatan ini didorong oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven menjelang pertemuan diplomatik penting.

Harga emas spot tercatat naik 0,4% menjadi US$ 3.348,59 per troi ons pada Senin (18/8/2025) pukul 13.09 WIB. Sebelumnya, harga sempat menyentuh posisi terendah sejak 1 Agustus. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember juga turut menguat 0,4% menjadi US$ 3.394,90.

Fokus Pasar: Pertemuan Trump-Zelensky dan KTT Perdamaian

Pasar saat ini mencermati pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Gedung Putih, yang akan dihadiri pula oleh para pemimpin Eropa. Agenda utama pertemuan adalah membahas rencana perdamaian antara Ukraina dan Rusia.

Menurut laporan dari Reuters, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Donald Trump sebelumnya melakukan pembicaraan damai dalam KTT Alaska. Salah satu skenario yang dibahas adalah Rusia melepas sebagian kecil wilayah pendudukan, sementara Ukraina bersedia menyerahkan beberapa area di timur yang sulit dikuasai.

"Kami melihat pergerakan harga yang terbatas menjelang serangkaian pertemuan penting di Gedung Putih pekan ini," kata Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade.

Faktor Lain: Imbal Hasil AS Turun dan Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga

Selain isu geopolitik, turunnya imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turut memberikan ruang bagi penguatan harga emas. Para pelaku pasar juga sedang menunggu simposium tahunan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming, yang berpotensi memberikan sinyal arah kebijakan moneter ke depan.

Survei yang dilakukan Reuters menunjukkan bahwa sebagian besar ekonom memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga pada September 2025. Hal ini memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai di tengah tren suku bunga rendah.

Harga Logam Mulia Lainnya Ikut Menguat

Selain emas, logam mulia lainnya juga menunjukkan penguatan tipis:

Perak spot naik 0,1% menjadi US$ 38,02 per troi ons

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru