Puspom TNI Tahan Empat Anggota TNI Tersangka Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
JAKARTA Pusat Polisi Militer TNI (Puspom) menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi u
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Rasio gini Indonesia pada Maret 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat sebesar 0,375. Namun, Direktur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal, menilai angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi nyata kesenjangan ekonomi di Tanah Air.
Menurutnya, apabila kesenjangan diukur dari kekayaan, kepemilikan aset, dan pendapatan, maka ketimpangan sebenarnya jauh lebih lebar dari yang tergambar dalam angka statistik resmi.
"Rasio gini tidak semuanya mencerminkan ketimpangan di Indonesia. Kalau kita ukur dari distribusi kekayaan dan aset, jaraknya akan terlihat lebih ekstrem," ungkap Faisal dalam program Investor Daily Talk, Jumat (22/8/2025).
Yang menjadi sorotan, lanjut Faisal, adalah kesenjangan yang justru semakin nyata terjadi di wilayah perkotaan, di mana rasio gini secara konsisten lebih tinggi dibandingkan dengan pedesaan.
"Di kota, ketimpangan antarpenduduk lebih terasa. Ini menjadi masalah serius karena 60% penduduk Indonesia saat ini tinggal di perkotaan," tambahnya.
Di tengah sorotan ketimpangan tersebut, publik dikejutkan oleh wacana DPR mengganti rumah dinas anggota dewan dengan uang tunjangan rumah, yang dinilai akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kebijakan itu dianggap kontraproduktif di tengah kondisi ekonomi nasional yang masih lesu, terlebih banyak masyarakat saat ini tengah menghadapi ancaman pengangguran, naiknya biaya hidup, dan gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), terutama di sektor manufaktur, perdagangan, dan digital.
"Ketimpangan ekonomi tidak bisa dilihat hanya dari satu indikator. Rasio gini harus dibaca bersamaan dengan kondisi ketenagakerjaan, tingkat upah, jumlah PHK, hingga angka kemiskinan. Semua itu saling berkelindan," ujar Faisal.
Faisal mengingatkan pentingnya sensitivitas kebijakan publik terhadap realitas sosial dan ekonomi rakyat. Menurutnya, langkah-langkah legislatif harus berfokus pada pemerataan kesejahteraan, bukan menambah beban fiskal dengan tunjangan yang tidak urgen.*
(bs/j006)
JAKARTA Pusat Polisi Militer TNI (Puspom) menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi u
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan
EKONOMI
DENPASAR, BALI Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Bali meluncurkan program Mudik Gratis Presisi Tahun 2026 di Terminal U
NASIONAL
DENPASAR, BALI Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, Polda Bali menurunkan 965 personel untuk memback up Polresta Denpasar dalam me
NASIONAL
MEDAN Sebuah video yang menarasikan seorang wanita tengah diduga menjual narkoba jenis sabusabu di pinggir jalan viral di media sosial,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), bertemu dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi,
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan lonjakan harga minyak dunia hingga menembus USD100 per bare
EKONOMI
MEDAN Guna mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri b
PEMERINTAHAN
BATU BARA Perduli dengan sesama Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyerahkan santunan kepada 22 anak yatim dan 115 ora
PEMERINTAHAN
BATU BARA, SUMATERA UTARA Dalam semangat kebersamaan bulan Ramadan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menggelar acara buka puasa be
NASIONAL